Bukan Sirkus, Ini Neraka! Kisah Mengerikan di Balik Oriental Circus Indonesia Terbongkar

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 17 April 2025 | 12:36 WIB
Duka Pemain Sirkus Oriental circus Indonesia yang Alami Kekerasan. (instagram.com/mugiyanto.official)
Duka Pemain Sirkus Oriental circus Indonesia yang Alami Kekerasan. (instagram.com/mugiyanto.official)

RIAUMAKMUR.COM - Kisah-kisah kelam datang dari para mantan pemain Oriental Circus Indonesia (OCI), yang perlahan mulai mengungkap trauma masa lalu mereka.

Dalam sebuah audiensi bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM, Mugiyanto, sejumlah perempuan menyampaikan pengalaman pahit yang mereka alami selama bertahun-tahun menjadi bagian dari pertunjukan sirkus yang sempat beraksi di Taman Safari Indonesia.

Salah satunya adalah Butet. Dengan suara tertahan, ia bercerita tentang kekerasan fisik yang kerap diterimanya, baik saat latihan maupun saat tampil.

Baca Juga: Dibully Netizen karena Badan Melar, Lisa Mariana Putuskan Operasi Potong Lambung

“Kalau penampilan saya kurang bagus saat pertunjukan, saya dipukuli,” ungkapnya saat audiensi di Kantor KemenHAM, Jakarta, Selasa 15 April 2025.

Butet mengenang masa di mana ia bahkan dirantai menggunakan rantai gajah di bagian kaki.

“Untuk buang air saja saya kesulitan,” tambahnya.

Penderitaannya tak berhenti di situ. Saat mengandung, ia tetap diwajibkan tampil di atas panggung. Setelah melahirkan, ia bahkan dipisahkan dari bayinya.

“Saya tak sempat menyusui anak saya sendiri,” ucapnya lirih.

Baca Juga: Lisa Mariana Klaim Atalia Praratya Sudah Tahu Perselingkuhannya dengan RK Sejak Dulu

Dalam kondisi lain yang lebih mengerikan, Butet juga mengaku pernah dijejali kotoran gajah hanya karena ketahuan mengambil daging empal.

“Itu sangat menghinakan,” katanya dengan suara bergetar.

Kisah memilukan juga datang dari Fifi, anak Butet, yang sejak bayi sudah menjadi bagian dari dunia sirkus.

Ia tumbuh tanpa mengetahui siapa ibu kandungnya, karena dibesarkan oleh salah satu bos OCI.

“Saya pernah diseret, lalu dikurung di kandang macan. Saya kesulitan buang air besar karena trauma. Saya sudah tidak tahan dan akhirnya kabur lewat hutan di malam hari,” kisah Fifi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X