Anak Riau Wajib Baca, Inilah Asal Usul Mengapa Riau Disebut Bumi Lancang Kuning

photo author
Fadly Ibrahim, Riau Makmur
- Kamis, 18 Mei 2023 | 17:02 WIB
Inilah Asal Usul Mengapa Riau Disebut Negeri Lancang Kuning
Inilah Asal Usul Mengapa Riau Disebut Negeri Lancang Kuning

RIAUMAKMUR.COM — Pernahkah kita belajar di sekolah, tentang asal usul mengapa Riau disebut Bumi Lancang Kuning?

Jika kita buka berbagai referensi, asal usul Riau disebut dengan Bumi Lancang Kuning melalui perjalanan sejarang yang tak sebentar.

Asal usul Riau disebut sebagai Bumi Lancang Kuning, erat kaitannya dengan sejarah perjalanan hidup nenek moyang kita terdahulu yang terbiasa hidup di laut.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa Lancang Kuning itu merupakan sebutan atau nama untuk sebuah perahu.

Dalam sebuah artikel yang ditulis oleh tokoh Riau mendiang Tenas Effendy, Lancang Kuning adalah sebuah lambang, atau tanda, tentang kegemilangan bagi Provinsi Riau untuk saat ini.

Hal ini lantaran kondisi geografis Riau yang terdiri dari banyak pulau bertebaran, bahkan sampai ke Laut China Selatan dan ke Selat Malaka. 

Satu-satunya alat penghubung antar pulau di zaman dulu adalah perahu layar.

Masyarakat kemudian menciptakan berbagai macam jenis perahu untuk kebutuhan transportasi dan memang sudah dikenal sejak berabad-abad lalu.

Untuk pelayaran jauh dipergunakan perahu layar yang besar, sedangkan untuk pelayaran dekat dipakai perahu berukuran sedang dan kecil. 

Perahu besar disebut Kici, Pinisi, Tongkang, Kotak dan sebagainya. Sedangkan perahu berukuran sedang disebut Nadi, Kolek, Keteman, Jung dan sebagainya.

Adapun perahu berukuran kecil dinamakan Jalur, Sampan Kampar, Sampan Siak, Biduk, dan sebagainya.

Disamping itu ada pula perahu yang khusus dipergunakan untuk berperang yang paling terkenal adalah Lancang dan Penjajap.

Lancang dipergunakan pula untuk kenaikan para Raja dan merupakan Kapal Komando dalam angkatan laut kerajaan.

Lancang yang menjadi kenaikan raja dan menjadi Kapal Komando itu disebut lancang Kuning.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fadly Ibrahim

Tags

Rekomendasi

Terkini

X