Indonesia Gagalkan Korea Selatan ke Olimpiade Paris 2024, Knetz Ngamuk Hingga Salahkan Wasit Tak Adil

photo author
Nyimas NA, Riau Makmur
- Jumat, 26 April 2024 | 08:07 WIB
Indonesia gagalkan Korea Selatan ke Olimpiade Paris 2024 (Thekfa)
Indonesia gagalkan Korea Selatan ke Olimpiade Paris 2024 (Thekfa)

"Ini pertama kalinya dalam hidupku negaraku tidak bisa berpartisipasi di Olimpiade. Luar biasa haha," sindir Knetz.

"Memang benar kami tidak bisa melakukannya Itu adalah pertandingan yang gila tidak peduli apa yang dikatakan wasit," sahut yang lain.

"Kita baru saja kalah dari Indonesia dalam segala aspek saat ini. Kalian para National Football League yang mengira pelatih seperti itu adalah pelatih tim nasional papan atas, mereka bahkan tidak bisa mencapai final Olimpiade dalam 40 tahun," jelas netizen.

"Ini adalah balas dendam Shin Tae-yong," tambah yang lainnya.

"Ha... performa tim memang kurang bagus, tapi wasitnya adalah Real Gaeva. Secara terpisah, adu penalti masing-masing menjadi 12 pemain mengalami kesulitan," ungkap Knetz.

"Bukan hanya Indonesia, ini Indonesianya Shin Taeyong, tapi entahlah apakah mereka memang tidak mempersiapkan seperti ini. Tidak, mereka seharusnya membiarkan Lee Young-jun dan Jeong Sang-bin bermain sejak babak pertama. Mereka memenangkan pertandingan melawan Jepang, tapi mengapa mereka peduli dengan pemain di turnamen? ," sebut netizen.

"Mereka akan kalah meski wasit tidak bertindak tidak adil," ungkap yang lain.

"Sang pelatih tidak punya strategi khusus dan hanya mengirimkan umpan silang panjang ke dalam kotak penalti. Tak mampu melindungi bola kedua, inisiatif serangan diambil dan peluang serangan balik pun diberikan," sebut netizen.

"Pertahanannya buruk, bek tengah cedera dan tidak ada penggantinya. Itu hanya permainan yang dipersiapkan dengan baik oleh Shin Tae-yong dan berhasil," jelas netizen.

"Wasit bersikap bias sepanjang pertandingan dan tidak ada kekurangan taktik, tetapi bahkan keterampilan individu para pemain sangat buruk. Tampaknya telah terungkap dengan jelas bahwa keterampilan sepak bola Korea berada pada level ini," kritik Knetz.

"Di Indonesia, orang-orang bertanya apakah kami menang karena semua pemain tiba-tiba bagus. Pada akhirnya, manajer, wasit, dan asosiasi punya pengaruh besar," jelas yang lainnya.

"Indonesia tampil bagus di turnamen ini, tapi itu kesalahan kami karena tidak mempersiapkan diri. Menurut saya, kemampuan para pemain tidak buruk, tapi itu adalah pertandingan yang membuat frustrasi, mungkin karena masalah taktis," bela yang lainnya.

"Mereka tidak memberikan kartu untuk pelanggaran Indonesia, dan mereka hanya memberikan kartu kepada kami. Pengusiran Hwang Seon-hong juga karena wasit mengesahkan pelanggaran Indonesia, dan dia dikeluarkan dari lapangan setelah memprotes," sebut yang lain.

"Tersingkir dari Olimpiade sungguh mengejutkan. Sepak bola Korea sedang berantakan...2023 akan tercatat dalam sejarah," ungkap yang lainnya.

"Kalah dari Indonesia? Ha, sepertinya zaman kegelapan sepak bola akan datang lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nyimas NA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X