Di sektor ganda putri, Chen/Jia pun berpeluang besar. Secara statistik, pesaing mereka dalam memperebutkan emas hanyalah wakil Korea Selatan, Baek Hana/Lee Sohee dan Nami Matsuyama/Chiharu Shida dari Jepang.
Untuk sektor ganda campuran, Zheng/Huang akan berjuang mati-matian. Mereka tentu tak ingin mengulang momen kekalahan menyakitkan di final Tokyo 2020 lalu, saat dikalahkan rekan senegaranya Wang Yilyu/Huang Dongping.
Sedangkan sektor ganda putra, masih terbilang kompetitif. Liang/Wang cukup berpeluang, namun mengingat ini merupakan olimpiade pertama mereka, tugas membawa pulang medali emas tentu cukup sulit.
Apalagi, masih ada pasangan negara lain yang diprediksi turut berpeluang, seperti Kang Minhyuk/Seo Seungjae, Chirag/Shetty, Kim Astrup/Anders Skaarup Rassmussen, Aaron Chia/Soh Wooi Yik hingga Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Terakhir, ialah sektor tunggal putri Chen Yufei, yang juga berpeluang besar mempertahankan medali olimpiade nya.
Pesaing terberat Chen Yufei dan yang paling berpotensi menggondol medali olimpiade untuk saat ini ialah wakil Korea Selatan nomor 1 dunia, An Seyoung.
Dengan full skuad dan ambisi yang besar, kiprah wakil China di Paris sangat patut ditunggu. Berbagai skenario menarik olimpiade siap tersaji di Adidas Arena mulai 27 Juli hingga 5 Agustus mendatang.***
Artikel Terkait
Daftar Atlet Badminton Indonesia yang Lolos ke Olimpiade Paris 2024, Tradisi Medali Emas Diharapkan Berlanjut
Hasil Lengkap Indonesia Open 2024: China Berjaya di Istora, Wakil Korea Selatan Rebut Satu Gelar
Berhasil ke Final Australia Open 2024, Ester Nurumi Tri Wardoyo Selangkah Lagi Menuju Gelar Perdana Level Super 500
Jadwal dan Head to Head Final Australia Open 2024, Indonesia dan China Bersaing Rebut Juara Umum
Kalahkan Pasangan Jiran Malaysia, Ana/Tiwi Pecah Telur Dapatkan Gelar Perdana di Australia Open 2024
Hasil Lengkap Australia Open 2024: Indonesia Bawa Satu Gelar dan Dua Runner Up, China Kembali Berjaya