RIAUMAKMUR.COM - Laga final UEFA Cup League (UCL) antara Manchester City berhadapan dengan Inter Milan di Stadion Ataturk Istanbul Turki dinihari tadi, Minggu (11/6/2023) berlangsung sengit.
Kedua tim baik Inter Milan maupun Manchester City saling jual beli serangan dan beradu taktik pada laga Final UCL tersebut.
Dari laga ini, Manchester City akhirnya berhasil merengkuh tropi UCL. Setelah berhasil menang dengan skor tipis 1-0 atas Inter Milan.
Baca Juga: Inilah Manfaat Masker Organik untuk Perawatan Wajah Anda
Bisa dikatakan dalam laga Final UCL ini kedua tim memiliki kekuatan yang cukup berimbang. Ini terlihat dari permainan yang sengit sejak awal babak pertama.
Pada laga ini Manchester City diawal menerapkan strategi 3-2-4-1 dengan Erling Haaland ditempatkan sebagai striker utama.
Sementara Inter Milan dengan pelatihnya Simone Inzaghi menerapkan strategi 3-5-2 diawal pertandingan, Lautaro Martinez dan Edin Dzeko dipercaya jadi penggedor gawang lawan.
Baca Juga: Cara Memilih Senar Pancing yang Tepat untuk Menunjang Aktivitas Memancing
Seperti ciri khas strategi yang kerap diterapkan Pep Guardiola, Manchester City dalam laga ini mengutamakan penguasaan bola. Ini terlihat dari penguasaan bola Manchester City hingga akhir laga mencapai 56%.
Dari segi tembakan ke gawang klub berjuluk The Citizens ini tidak banyak melakukan sepakan bola ke gawang, hanya ada 4 tembakan ke gawang selama laga, beruntung satu tembakan diantaranya mampu membuahkan gol dan mengantarkan klub ini menjuarai UCL perdananya.
Tropi UCL ini memang menjadi tropi perdana Manchester City sepanjang sejarah klub. Sejarah klub ini bertambah manis dengan Tropi UCL berhasil diraih dengan disandingkan tropi Liga Premiere Inggris dan Piala FA.
Baca Juga: Jadwal dan Draw Lengkap Final Singapore Open 2023 Hari Ini, Ginting vs Antonsen!
Klub Inter Milan tidak bisa dikatakan main buruk pada malam tadi, malah bisa dikatakan sangat baik, tetapi sayang dewi fortuna beum memihak kepada mereka.
6 tendangan ke gawang berhasil dilesatkan tim Nerrazuri ke gawang Manchester City dari 14 tendangan dilakukan.
Penguasaan bola Inter Milan juga tidak terlalu buruk dalam menghadapi strategi Possesion dari Manchester City.
Artikel Terkait
Manchester City Punya Motivasi Lebih Menangkan UCL, Inter Milan Punya Semangat Lebih Setelah Gagal Scudetto
Stadion Ataturk Tempat Final Piala UCL Pernah Jadi Saksi Kemenangan Dramatis Liverpool