olahraga

FIFA Jatuhkan Denda dan Pembatasan Penonton untuk Timnas Indonesia Jelang Laga Kontra China

Senin, 12 Mei 2025 | 07:58 WIB
Timnas Indonesia dikabarkan menerima sanksi dari FIFA buntut laga kontra Bahrain pada 25 Maret 2025. (PSSI)

RIAUMAKMUR.COM - Kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan catatan buruk.

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada skuad Garuda buntut aksi tak terpuji sebagian suporter dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 25 Maret 2025 lalu.

Meski dalam laga tersebut Indonesia menang tipis 1-0 lewat gol semata wayang Ole Romeny, FIFA tetap menjatuhkan hukuman akibat adanya tindakan diskriminatif dari pendukung di tribun.

Baca Juga: Patrick Kluivert Isyaratkan Rotasi Pemain Saat Timnas Indonesia vs Bahrain

Melalui unggahan akun Instagram @theaseanfootball, disebutkan bahwa PSSI telah menerima surat resmi dari FIFA terkait insiden pada menit ke-80 pertandingan kontra Bahrain.

"PSSI menerima surat resmi dari FIFA terkait dengan adanya tindakan diskriminasi yang ditunjukkan penggemar selama pertandingan melawan Bahrain," tulis akun tersebut pada Minggu, 11 Mei 2025.

Disebutkan, sekitar 200–300 suporter Indonesia dilaporkan meneriakkan kata-kata penuh kebencian selama laga berlangsung.

Akibat insiden tersebut, FIFA menjatuhkan dua sanksi kepada Timnas Indonesia:

1. Denda Finansial: PSSI dikenai denda sebesar 25.000 dolar AS atau sekitar Rp413 juta.

2. Pengurangan Kapasitas Stadion: Pada laga kandang berikutnya melawan China di SUGBK, 5 Juni 2025, kapasitas stadion akan dikurangi sebesar 15 persen.

Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho Resmi Bertunangan dengan Sendy Aulia

Pertandingan melawan China merupakan bagian dari lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Setelah itu, skuad asuhan Patrick Kluivert dijadwalkan bertandang ke markas Jepang pada 10 Juni 2025.

Sanksi ini menjadi pengingat keras bagi suporter untuk tetap menjaga sportivitas dan etika di stadion, agar perjuangan Timnas tak ternoda oleh perilaku segelintir oknum.

Tags

Terkini