Kemacetan di Panam Semakin Parah, Ini Penyebabnya...

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Senin, 16 Oktober 2023 | 15:53 WIB
Kemacetan di Panam, Pekanbaru. (Lukman/Riauonline)
Kemacetan di Panam, Pekanbaru. (Lukman/Riauonline)

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Warga Kota Pekanbaru, mengeluhkan kemacetan yang semakin parah di Jalan HR Soebrantas, tepatnya di depan Masjid Nurul Huda.

Keparahan kemacetan ini ditenggarai oleh penutupan u-turn di depan Masjid Nurul Huda.

Penutupan u-turn yang dilakukan Dinas Perhubungan ini, dinilai masyarakat menjadi sumber kemacetan semakin parah.

Baca Juga: Pekanbaru Darurat Parkir, Mau Dengar Tabligh Akbar Tetap Bayar Parkir, Tarif Lebih Mahal

Kondisi ini dikeluhkan pengendara, Aziz (22), yang hampir setiap hari melewati Jalan u-turn tersebut. Ia mengaku penutupan jalan tersebut malah membuat kemacetan semakin parah.

"Iya jadi tambah macet. Saya kan tinggal di Purwodadi, biasanya mutar di u-turn putri tujuh dekat pom bensin, tapi sekarang sudah ditutup. Jadinya macetnya sekarang jadi pindah ke sini," ujar Aziz, Senin, 16 November 2023.

Kemacetan semakin diperparah dengan banyaknya sepeda motor yang keluar dari Jalan Cipta Karya menuju Pasar Pagi Arengka nekat melawan arus di u-turn tersebut. Hal yang sama juga terjadi dari arah Pasar Pagi Arengka menuju Jalan Rajawali Sakti.

Baca Juga: Hampir Sepuluh Tahun Wanita di Pekanbaru Kehilangan Celana Dalam dan Bra, Ternyata Diambil oleh Dedy

Keluhan serupa juga disampaikan Hamlan (30). Ia mengaku kesal setiap berangkat dan pulang kerja lantaran selalu bertemu kemacetan. Namun, ia terpaksa melewati jalur tersebut karena hanya itu akses menuju kediamannya di Jalan Cipta Karya.

"Setiap pagi, tapi yang paling parah sore menjelang malam, Ditambah di depan ada lampu merah Tabek Godang, bikin jalan semakin sempit," keluh Hamlan saat ditemui.

Ia berharap pemerintah segera memberikan solusi agar kemacetan yang terjadi di sejumlah u-turn Jalan HR Soebrantas dapat diatasi.Apalagi, kecelakaan juga kerap terjadi.

Baca Juga: Nasib Warga Pekanbaru, Sudahlah Diterpa Kabut Asap, Ditambah Pula Bau Sampah

"Harus ada solusi agar kondisi ini tidak terus-menerus membahayakan warga, boleh jadi dengan segera membangun fly over seperti di pasar pagi arengka," tutupnya.

Sementara itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru menyebut, penutupan u-turn saat ini sedang dalam upaya uji coba untuk menentukan kebijakan selanjutnya dalam upaya mengurai kemacetan di lokasi tersebut. Pihaknya melakukan uji coba penutupan U-turn tersebut selama tiga bulan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Sumber: Riauonline.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X