RIAUMAKMUR.COM, ROHUL - Hujan deras dengan intensitas tinggi di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam , Rohul membuat Jalan Lintas Simpang Kumu menuju Kota Duri terendam banjir.
Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu di ruas jalan itu.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10 Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR Koptu Yuliarno mengatakan saat ini kendaraan roda dua harus menggunakan jasa penyebrangan yang terbuat dari kayu.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Konser NOAH The Final Show di Jakarta
Kendaraan roda dua, jika ingin melintas di jalan ini harus menggunakan jembatan kayu yang telah di buat oleh warga, kata Koptu Yuliarno, Sabtu (2/12/2023).
Menurutnya etinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter tidak kunjung surut meski hujan telah reda.
Ia menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati jika melintas di daerah tersebut.
Baca Juga: Suasana Haru di Mapolda Riau: Kapolda dan Bubu Nindya Berbagi Kasih dengan 3 Anak Yatim Polairud
"Banjir ini akibat hujan deras dan meluapnya air Sungai Rokan," imbuhnya.
Seperti diketahui, Provinsi Riau saat ini telah memasuki musim penghujan.
Musim hujan ini intensitas hujan masih akan terus tinggi.
Baca Juga: Tinjau Progres Pengerjaan Perbaikan Jalan Suka Karya Tarai Bangun, Ini Kata PJ Bupati Kampar
Sejumlah daerah di Kabupaten Rokan Hulu tetendam banjir akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Rokan meluap.
Artikel Terkait
Dipimpin Langsung Oleh Kapolresta, Polantas Pekanbaru Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir
PJ Wako Pekanbaru Akan Koordinasi ke Pusat dan Pemprov Terkait Banjir
Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Banjir
Dinsos Pastikan Korban Banjir dan Kebakaran Terima Bantuan Pemko
BRI Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana Banjir di Rokan Hulu
BPBD Rohil Siaga Dilokasi Genangan Banjir, Bantu Warga Menyeberang
Jalan Poros Utama Kelurahan Kota Lama Rokan Hulu Terendam Banjir
Antisipasi Banjir di Bagansiapiapi, DLH Kabupaten Rohil Terus Melakukan Normalisasi Drainase
Banjir Melanda Desa Kasang Padang, Rohul, Sekolah Terpaksa Belajar Mengajar di Kantin
Banjir Bandang Terjang Humbang Hasundutan Sumut, 12 Warga Hilang