RIAUMAKMUR.COM - Akun sosial media Instagram BPBD Bukittinggi diretas orang tidak bertanggungjawab. Peretasan ini dilakukan saat tengah kondisi bencana erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat, Minggu (3/12/2023).
BPBD Bukittinggi secara aktif melaporkan kondisi bencana erupsi ini sekaligus mengabarkan kondisi para pendaki yang mendaki Gunung Marapi dammn warga disekitar gunung.
Namun pada jelang malam hari ada upaya peretasan pada sosmed BPBD Bukittinggi.
Saat peretasan ada postingan yang menyebarkan sebuah video yang menampilkan dua orang wanita diselimuti abu atau lumpur sekujur tubuhnya.
Dalam postingan saat peretasan tersebut mengabarkan adanya pendaki meninggal dunia.
Setelah ramai dibicarakan, postingan tersebut kemudian dihapus Instagram BPBD Bukittinggi.
Dalam sebuah story Instagram berikutnya, BPBD Bukittinggi meluruskan kabar bahwa postingan tentang korban meninggal tersebut dan tidak terkonfirmasi.
Dalam story IG tersebut BPBD Bukittinggi memohon maaf karena akun diretas.
"Ada beberapa story yang di up dengan tidak bertanggung jawab. Akun saat ini telah dikondisikan kembali. Admin akun ini sekarang dipegang oleh petugas bernama Ahmad," Tulisan story tersebut.
Artikel Terkait
Bertaruh Nyawa, Penampakan Para Pendaki Lewat Jalur Ekstrim ke Puncak Gunung, Asli Bikin Nyesek Liatnya
Sederet Manfaat Garam Himalaya Yang Berasal Dari Kaki Gunung Himalaya
Fenomena Embun Salju di Kawasan Gunung Bromo Sedot Perhartian Jumlah Wisatawan
Sederet Fakta Menarik Tentang Gunung Everest, Bagian 3 Harus Jadi Pertimbang Jika Kamu Mau ke Sana
Pascagempa M 6.4 2, Rumah Warga Kebumen dan 1 lainnya di Gunung Kidul Rusak
Guncangan Kuat Gempa M 6,4 Rontokkan Atap Sejumlah Rumah Warga Gunung Kidul
Heboh Soal Kasus Penyakit Antraks di Gunung Kidul, Ini Kata Kemenkes RI
Gunung Marapi Sumatera Barat Meletus Siang Ini
Kembali Erupsi, Ini Catatan Aktivitas Gunung Marapi Sumatera Barat Sejak 200 Tahun lalu
70 Pendaki Melakukan Pendakian Dari Jalur Batu Palano, Kota Baru Saat Erupsi Gunung Marapi Terjadi Sore Tadi