RIAUMAKMUR.COM - Gubernur Riau (Gubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution menerima audiensi Aliansi Masyarakat Adat Melayu Riau. Pertemuan tersebut membahas perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) PT Surya Intisari Raya (SIR) yang akan berakhir pada 31 Desember 2024.
Ketua Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Okura (APPMO), Deni sampaikan, terdapat beberapa permasalahan terkait perpanjangan HGU PT SIR. Lokasinya, berada di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Desa Tualang, dan Desa Maredan Barat.
Disampaikan dia, pihaknya ingin menuntut sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang No 39 tahun 2014 pasal 58 tentang fasilitasi perkebunan untuk masyarakat sekitar.
"Sejak perusahaan ini berdiri, sampai saat ini belum pernah memfasilitasi perkebunan masyarakat yang diamanatkan oleh undang-undang tersebut. Maka pada saat perpanjangan HGU ini, disinilah kami ingin menuntut hak masyarakat," Kata Deni di Kediaman Wakil Gubernur Riau, Selasa (19/12/2023).
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya telah meyurati Kanwil BPN Riau serta melakukan audiensi pada Agustus lalu. Melalui audiensi tersebut, diketahui PT SIR telah melengkapi syarat perpanjangan HGU mereka.
"Sementara masyarakat tidak mendapatkan fasilitasi yang sesuai dengan undang-undang. Berdasarkan Permentan Nomor 18 tahun 2021 tentang Fasilitas Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar, itu adalah wajib bagi masyarakat mendapatkan fasilitasi perkebunan sebanyak 20 persen. Sementara masyarakat belum ada menerimanya," ujarnya.
Kemudian, pihaknya juga telah menyurati Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Hasilnya, Kementerian ATR/BPN mengintruksikan Kanwil BPN Riau untuk melakukan penelitian kembali terkait perpanjangan HGU PT SIR.
Menanggapi hal tersebut, Gubri Edy Natar sampaikan permasalahan perpanjangan HGU persusahaan adalah hal yang banyak ditemukan di Provinsi Riau. Sesuai dengan arahan Kementerian ATR/BPN pusat dalam menanggapi hal ini, Gubri Edy mengintruksikan agar mengagendakan pertemuan antara pihak masyarakat dan Kanwil BPN Riau.
"Jadi bentuk satu tim yang akan ikut melaksanakan rapat, himpun seluruh permasalahannya, baru selanjutnya menentukan pertemuan," jelasnya.
"Mudah-mudahan rapat selanjutnya dilaksanakan secara komprehensif. Saya akan berada pada posisi jika masyarakat benar maka akan kita benarkan, jika perusahaan yang benar maka juga akan kita benarkan, adapun jika terdapat kesalahan itulah yang akan kita perbaiki," tutupnya.
Turut hadir saat audiensi tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau, Helmi.
Artikel Terkait
Semakin Glow Up Sejak SMRookies, Ningning aespa Buat Netizen Terharu dengan Pertumbuhannya, Auto Pangling!
Babinsa Koramil 10 Kuntudarusalam Terima Penghargaan Babinsa Terbaik se- Riau
Yakin Bakalan RAK Gak Nih? Lagu EXO 'First Snow' Makin Naik di Chart Musik Korea! Kini Sudah Masuk Top 5!
Momen Natal dan Tahun Baru Pemerintah Kabupaten Rohil Minta Masyarakat Jaga Kerukunan
Pengelolaan Pulau Jemur Rohil Beralih ke Lanal Dumai Setelah Sekian Lama Dikelola Lanal Tanjung Balai Asahan
Bhabinkamtibmas Polsek Pujud Sampaikan Pesan Pemilu Damai Diatas Kapal Pompong Akses Lalu Lintas Masyarakat
Pj Ketua TP PKK Kampar Salurkan Bantuan Penanganan Stunting Kepada Keluarga Dengan Anak Stunting di Kecamatan Tambang
Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM di Riau Tercukupi selama Nataru 2024, Ini Proyeksi Konsumsinya
KKP Kerjasama SnackVideo Untuk Kembangkan Promosi Hasil Kelautan dan Perikanan
Kementerian Pertanian Ingatkan Pentingnya Nilai Tambah Pada Sektor Industri Sawit