Ada dua warga lanjut usia (lansia) yang dievakuasi oleh Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Budi Setiyono. Keduanya yakni Sahar (93), lalu Yuslaini (63), keduanya warga Desa Babussalam.
Kapolres Rohul AKBP Budi turun langsung ikut mengevakuasi warga dengan perahu karet. Bahkan, seragam dinas Budi dan sejumlah anak buahnya sampai basah kuyup terkena genangan banjir.
- Baca Juga: Riau Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, BPBD Waspada Banjir, Longsor dan Puting Beliung
"Ada 3 desa yang terendam banjir. Yakni Desa Babussalam, Kelurahan Pasirpengaraian serta Desa Pematang Barangan. Dua lansia kita evakuasi dari rumah yang terendam banjir," ucap Budi kepada media center riau.
Budi menyebutkan banjir tersebut akibat luapan air sungai Batang Lubuh Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Budi juga menyempatkan diri membagikan nasi bungkus kepada masyarakat dan menyosialisasikan Pemilu 2024 agar berjalan damai.
"Tadi kita juga memberikan nasi bungkus kepada masyarakat yang terkena banjir akibat luapan air sungai. Kita juga melakukan evakuasi masyarakat lansia yang terkurung banjir," jelas Budi.
Budi menjelaskan, untuk di Desa Babussalam ketinggian air banjir mencapai 80 centimeter dan merendam 140 rumah atau kepala keluarga. Dua fasilitas umum juga terendam air.
Kemudian di Kelurahan Pasir Pengaraian ketinggian air mencapai 70 centimeter dan merendam 110 rumah atau kepala keluarga. Sedangkan di Desa Pematang Berangan, kata Budi, ketinggian air mencapai 90 centimeter dengan dampak 70 rumah atau kepala keluarga terendam air.
Budi menyampaikan, tim gabungan mengevakuasi dua orang warga yang terjebak banjir di dalam rumahnya. Warga itu merupakan orang tua yang sudah usia lanjut.
"Dua orang warga yang kami evakuasi menggunakan perahu karet. Kemudian, warga itu dibawa ke tempat yang aman dari banjir," jelas Budi seraya menjelaskan kepada media center riau.
Budi menegaskan tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu. Namun, Budi meminta warga untuk selalu waspada. Pihaknya juga stanby di lokasi untuk menjaga warga.
Tak sedikit anak-anak dan orang dewasa yang bermain air di lokasi banjir. Sehingga polisi meminta anak-anak untuk meninggalkan lokasi dan berhati-hati apabila air sungai kembali naik.
Artikel Terkait
Riau Pantau Potensi Bencana Alam Banjir dan Longsor
Lagi-lagi Dumai Banjir, Jalan Sultan Syarif Kasim Paling Parah, Sektor Ekonomi Terganggu, Warganet: Dumai Kota Berkuah
Drainase Semrawut Bikin Kota Dumai Banjir, Warganet Sebut Akibat Pembangunan Tak Pakai Perhitungan, Hajap Kami Pak!
Banjir di Dumai Mulai Mengancam Nyawa Manusia, Sepasang Lansia Berhasil Dievakuasi Tim SAR
Terjadi Longsor di Pangkalan Koto Baru, Jalan Lintas Sumbar - Riau Putus, Rumah Warga Terendam Banjir
Kementerian Sosial dan Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Dampak Banjir di Desa Buluh Cina
Dua Lansia di Dumai Terjebak Banjir, Basarnas Lakukan Evakuasi
BPBD Riau Kirim Logistik Makanan ke Empat Daerah Terdampak Banjir
Riau Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, BPBD Waspada Banjir, Longsor dan Puting Beliung
Banjir dan Longsor di Jalan Lintas Sumbar-Riau Makan Korban Jiwa, Satu Orang Pemotor Tewas Tertimbun