RIAUMAKMUR.COM - Rata-rata capaian sasaran pokok Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau tahun 2005-2025 sebesar 91,50 persen dengan predikat kinerja Sangat Tinggi.
Atas hal tersebut, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud mengapresiasi prestasi kinerja Provinsi Riau, dan berharap kinerja RPJPD Provinsi Riau 2025-2045 juga bisa semakin baik.
"Saya mengapresiasi kinerja RPJPD Provinsi Riau tahun 2005-2025 sebesar 91,50 persen dengan predikat kinerja Sangat Tinggi," ujar Restuardy Daud secara virtual dalam acara forum konsultasi publik yang diselenggarakan Bappedalitbang Provinsi Riau, Rabu (27/12/2023).
Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution menjelaskan bahwa rata-rata capaian kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau terbagi menjadi beberapa periode, diantaranya Periode I (2005-2009) sebesar 94,6 persen dengan predikat kinerja Sangat Tinggi.
Berikutnya, Periode II (2009-2014) sebesar 90,6 persen dengan predikat kinerja Sangat Tinggi, Periode III (2014-2019) sebesar 90,7 persen dengan predikat kinerja Sangat Tinggi, dan Periode IV (2019-2024) sebesar 90,2 persen dengan predikat kinerja Sangat Tinggi.
"Alhamdulillah, capaian kinerja RPJPD Provinsi Riau tahun 2005-2025 sebesar 91,50 persen," ujar Gubri.
Artikel Terkait
Asisten I Setdaprov Riau : Percepatan Pencegahan Stunting Memerlukan Intervensi Terpadu
Begini Cara Pemkab Kampar Turunkan Angka Stunting Tahun 2023
Karhutla dan Stunting Masih Jadi Perhatian Pemkab Kampar
Disdalduk KB Pekanbaru Klaim Kasus Stunting Terus Menurun
Sekda Pekanbaru Prediksi Kasus Stunting Alami Penurunan
Wagubri Resmi Buka Project Exposure Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Riau
Intervensi Pencegahan Stunting Dimulai Dari Ibu Hamil
Mak Ganjar Riau Berperan Aktif Edukasi Gizi Anak dan Penyuluhan Cegah Stunting di Kampar
Stunting Jadi Halangan Untuk Wujudkan SDM Berkualitas
Pj Ketua TP PKK Kampar Salurkan Bantuan Penanganan Stunting Kepada Keluarga Dengan Anak Stunting di Kecamatan Tambang