RIAUMAKMUR.COM - Sebagai tindak lanjut adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 16 Tahun 2020 terkait Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pemprov Riau saat ini sedang memproses penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setdaprov Riau Dr Kemal mengatakan, sebagai tindaklanjut dari Permendagri tersebut OPD yang akan digabungkan yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan Struktur Organisasi Tata Kelola (STOK) baru yakni, Pemadam Kebakaran (Damkar).
"Penggabungan SOTK Damkar dengan BPBD Riau sedang berproses. Sehingga nanti namanya BPBD dan Damkar Riau," katanya.
Baca Juga: Warga Pekanbaru Apresiasi Kinerja Polri dalam Pengamanan Pemilu 2024
Lebih lanjut dikatakannya, penggabungan SOTK tersebut sedang dalam proses perubahan peraturan daerah (Perda) yang dibahas oleh panitia khusus (pansus) DPRD Riau.
"Penerapan SOTK BPBD dan Damkar sedang dibahas di Pansus DPRD Riau. Selanjutnya nanti akan dibuat Peraturan gubernur (Pergub) nya, kita sedang memproses itu juga. Penerapan SOTK ini merupakan amanat dari Permendagri 16 Tahun 2020," sebutnya.
Dijelaskan Kemal, SOTK Damkar nantinya tidak berdiri sendiri, karena untuk di provinsi sifatnya hanya memfasilitasi, maka pihaknya menggabungkan dengan BPBD. Sementara jika kabupaten/ kota diarahkan berdiri sendiri karena sifatnya teknis.
Baca Juga: Ketua DPRD Riau, Yulisman Unggul di Dapil Riau II, Tinggalkan Pesaing di Internal Partai Golkar
"Fungsi dari Damkar ini mengkoordinasikan dan penyediaan data titik kebakaran yang kemudian dilaporkan ke pusat. Yang jelas kita targetkan tahun depan sudah jalan SOTK ini," ujarnya.
Selain ada penggabungan dua OPD tersebut, nantinya juga ada OPD yang dipisahkan yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang). OPD Bappeda akan berdiri sendiri, sedangkan Litbang akan dibuat OPD baru yakni Badan Riset Daerah (Brida).
“Jadi nanti ada OPD baru yakni Brida, Brida merupakan OPD baru yang dipisahkan dari Bappeda,” katanya.
Artikel Terkait
Terjadi Longsor di Pangkalan Koto Baru, Jalan Lintas Sumbar - Riau Putus, Rumah Warga Terendam Banjir
Kementerian Sosial dan Pemkab Kampar Salurkan Bantuan Dampak Banjir di Desa Buluh Cina
Dua Lansia di Dumai Terjebak Banjir, Basarnas Lakukan Evakuasi
BPBD Riau Kirim Logistik Makanan ke Empat Daerah Terdampak Banjir
Riau Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, BPBD Waspada Banjir, Longsor dan Puting Beliung
Banjir dan Longsor di Jalan Lintas Sumbar-Riau Makan Korban Jiwa, Satu Orang Pemotor Tewas Tertimbun
9 Kecamatan di Rohil Dilanda Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
Banjir di Rokan IV Koto, Rokan Hulu, Basarnas Kota Pekanbaru Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi Terhadap 200 KK
Bhabinkamtibmas Polsek Bangko Terjang Banjir Drmi Sampaikan Pesan Pemilu Damai 2024
Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Tambusai Rohul Dilanda Banjir, Jalan Lumpuh