Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Rohil dan Dumai

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Rabu, 28 Februari 2024 | 08:51 WIB
Ilustrasi pemadaman karhutla di Riau
Ilustrasi pemadaman karhutla di Riau

RIAUMAKMUR.COM - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Riau. Lokasinya berada di Tanjung Palas dan Medang Kampai, Dumai 1,7 hektar serta di Simpang Lasa Kepenghuluan Sei Gajah Kecamatan Kubu, Rokan Hilir (Rohil) 1 hektar.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan pada 26 April kemarin Karhutla terjadi di Dumai dan Rohil. Dilaporkan sebanyak 2,7 hektar lahan terbakar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal, Selasa (27/2/24).

Petugas gabungan TNI, Polri termasuk Manggala Agni serta masyarakat peduli api saat ini masih berjibaku di lokasi Karhutla. Pemadaman yang dilakukan semua dari jalur darat.

Baca Juga: Dumai Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, Wilayah Pesisir Riau Mulai Minim Curah Hujan

Berkat kesabaran petugas, sebagian lahan yang terbakar sudah berhasil dipadamkan. Di antaranya bahkan sudah berhasil ada dalam proses pendinginan.

Salah satunya di Kepenghuluan Sei Gajah Kecamatan Kubu, Rohil. Api yang membakar kebun masyarakat di wilayah tersebut sudah dijinakan dan dalam proses pendinginan.

"Ini semua berkat jasa petugas kita di lapangan. Baik TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api yang turut serta memadamkan api," papar Kepala BPBD Riau.

Baca Juga: Ditjen Penegakan Hukum KLHK Komitmen Mempercepat Realisasi Putusan pengadilan Terhadap PT JPP Terkait Karhutla

Ada pun kejadian Karhutla terhitung awal Januari hingga 26 Februari 2024, total luasan lahan terbakar sudah sebanyak 21, 80 hektar.

Yakni di Dumai 13,40 hektar, Bengkalis 4,30 hektar, Kepulauan Meranti 2 hektar, Dumai 1 hektar, Siak 1 hektar, Pekanbaru 0,05 hektar, Kuansing. 0,05 hektar. Sementara, untuk Kampar, Pelalawan, Inhu, Inhil, Rohul dilaporkan sampai saat ini belum ada lahan yang terbakar.

Baca Juga: Karhutla Sebabkan Kabut Asap, Tanaman Ini Bantu Saring Polusi Udara

"Total luas lahan yang terbakar terhitung awal Januari 2024 sampai sekarang sudah 21, 80 hektar," jelas Edy lagi.

Kesempatan ini Edy juga mengimbau kepada masyarakat mau pun perusahaan yang membuka lahan agar tidak dengan cara membakar. Hal ini perlu diperhatikan agar jangan sampai terjadi Karhutla. Apalagi saat ini beberapa daerah di Riau, intensitas hujan sudah berkurang. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X