RIAUMAKMUR.COM - Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto ingin mamastikan stok pasokan bahan pokok menjelang atau saat Ramadan dan Idulftri 1445 H tersedia dan tercukupi.
Untuk itu, ia menggelar rapat persiapan pengendalian pasokan dan harga jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1445 H.
Agar hal tersebut bisa dipastikan, Pj Gubri dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama forkopimda dan stakeholders terkait.
Baca Juga: Harga Kelapa Sawit Mitra Swadaya di Riau Ikut Naik Minggu Ini
"Kita akan melakukan rapat bersama stakeholders terkait, nanti akan kita undang pihak-pihak terkait untuk memastikan bahan pokok pada HBKN Ramadan dan Idul Fitri 1445 H tercukupi," jelas Pj Gubri, SF Hariyanto dalam rapat di Ruang Rapat Kediaman Gubernur Riau, Selasa (5/3/2024).
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Indra mengingatkan agar pada saat Ramadan dan Idul Fitri 1445 H tidak terjadi lonjakan inflasi yang cukup tinggi.
Untuk itu, ia memandang perlu menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi itu.
Baca Juga: Instagram dan Facebook Down, Meta Ikut Trending Topik di X
Menurut Indra, langkah yang dianggap strategis untuk dilakukan dalam mengantisipasi terjadi lonjakan inflasi jelang HBKN yakni operasi pasar murah.
"Perlu kita waspadai, apalagi saat ini inflasi kita (Riau) diangka 2,86 persen. Kewaspadaan perlu kita antisipasi dari awal, karena yang akan kita hadapi ini adalah hari besar keagamaan, yakni Ramadan dan Idul Fitri 1445 H. Maka puncak kebutuhan pokok ya hari itu. Oleh karenanya operasi pasar merupakan satu diantara kegiatan yang bisa mengendalikan inflasi," terangnya.
Baca Juga: Media Center Riau Kembali Raih Penghargaan Anugerah Media Center Terbaik Nasional 2024
Indra mengimbau instansi terkait agar bergerak cepat melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi jelang Ramadan dan Idulfitri 1445 H tersebut. Bahkan, ia mengaku siap jika nantinya perlu dilakukan operasi pasar murah tambahan di Provinsi Riau.
"Kita sudah menyediakan anggaran cukup besar untuk itu (operasi pasar murah). Kalau memang perlu adanya operasi pasar lagi, kita siap karena kita ada dana belanja tidak terduga (BTT). Dana ini masih tersedia dan cukup, sebab itu memang difokuskan untuk menekan angka inflasi," pungkas Indra.
Artikel Terkait
Kecamatan Kulim Juara Umum MTQ, Berpeluang Wakili Pekanbaru ke Tingkat Provinsi
Lagu Solonya Disebut Selalu Ikonik, Netizen Korea Akui Heran Mengapa Taemin SHINee Tinggalkan SM Entertainment
Di Tengah Kabar Pembebasan Wamil, S.Coups Seventeen Tuai Sorotan Netizen Korea Usai Disebut Akan Tampil di Konser: Memang Agak Aneh...
Hasil French Open 2024: Tak Terkalahkan Dari Kim Gaeun, Jorji Jadi Wakil Indonesia Pertama yang Melaju ke Babak Kedua
Sempat Dibantai 7-21, Ginting Justru Balikkan Keadaan dan Sukses Revans Dari Weng Hongyang di Babak Pertama French Open 2024
Disdik Riau Buka Gelombang Kedua Seleksi Guru SMAN Plus Riau
Pascalongsor, Pemprov Riau Mulai Pasang Jembatan Bailey di Ruas Jalan Lintas di Rohul
Instagram dan Facebook Down, Meta Ikut Trending Topik di X
Media Center Riau Kembali Raih Penghargaan Anugerah Media Center Terbaik Nasional 2024
Harga Kelapa Sawit Mitra Swadaya di Riau Ikut Naik Minggu Ini