RIAUMAKMUR.COM-, Ramai dari biasanya, mungkin begitulah gambaran dari Pasar Kuliner (Paskul) Kota Padang Panjang saat ini. Bagaimana tidak, setiap Ramadan, paskul adalah salah satu tempat ngabuburit dan pilihan bagi masyarakat setempat untuk mencari menu berbuka puasa.
Paskul saat Ramadan mulai buka pukul 15.30 WIB. Para pedagang sudah menyiapkan dagangannya untuk diserbu pembeli. Baik makanan ringan bahkan makanan berat.
Menariknya ada menu baru lagi selama Ramadan di paskul ini. Seperti Es Cindua Campua Uda Gindo, Mie "Katidiang" serta ragam macam es buah.
Baca Juga: Buka Pengajian Ramadan PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru,Ini Harapan Rektor UMRI
Es Uda Gindo ini ada banyak pula ragam macamnya. Ada Cindua Ampiang, Cindua Sagu, dan Cindua Campua Ampiang Durian. Harganya berbeda, tergantung pesanan. Namun rata-rata Rp5.000 sampai Rp10 ribu saja seporsi.
"Kami menjual es ini tidak terlalu mahal, yang penting terjangkau oleh masyarakat. Makanya disediakan porsi kecil hingga besar," kata Gindo
Uda yang satu ini jualan di paskul cuma saat Ramadan. Biasanya ia jualan di Pasar Sayur. Di Paskul Kota Padang Panjang ia sudah berjualan pukul 15.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
Baca Juga: KKPD Resmi Diluncurkan, Pemko Terapkan Pembayaran via Kartu Kredit
"Alhamdulillah sejak awal Ramadan berjualan, dagangan kami habis dan laris karena banyak diminati masyarakat. Sudah empat hari puasa, saya selalu pulang sebelum jam berbuka puasa," terangnya.
Sementara Pak Rizal, warga Kelurahan Balai-Balai berjualan mie goreng "Katidiang" dengan porsi mulai dari Rp5.000 hingga Rp10 ribu, tergantung pesanan. Ia juga berjualan di sini selama Ramadan saja. Mulai pukul 16.00 WIB, pada jam 18.00 WIB dagangannya sudah habis.
"Mie yang saya jual habis terus. Kadang jam 17.00 WIB sudah habis satu katidiang (bakul-red), karena banyak pembeli. Bulan Ramadan bawa berkah bagi saya," kata Rizal.
Ramadhan Baca Juga: Syukuran Menyambut Ramadhan, Ida Yulita Susanti Deklarasikan Seribuan Keluarga Besar Ida Golkar
Sementara Dewi yang biasanya jualan Martabak Bandung, kini juga mengisi warungnya selama Ramadan dengan minuman es buah.
"Setiap Ramadan saya juga jualan es buah. Alhamdulillah laris, selalu habis. Semoga Ramadan tahun ini kembali laris manis seperti biasa. Es buah yang saya jual ini lengkap dengan beberapa buah segar dan harga pun terjangkau. Hanya Rp10 ribu per porsi," terangnya. ***
Artikel Terkait
Beri Kontribusi Teknologi Pertahanan, Ini Peran Kerja Sama Indonesia dan Spanyol
PW BKMT Provinsi Riau Gelar Tabligh Akbar Ramadan 1445 Hijriah
New Zealand Mitra Utama Indonesia di Pasifik Selatan Bidang Pertahanan
Terkendala Air Bersih, Satgas TNI Konga XXIII-R Beri Kendaraan Tangki Air ke ISF Lebanon
Beredar List Renovasi MTsN, Plt Kakanwil Kemenag Riau : Itu Hoaks
Ramadan Berbagi, Pemprov Kalteng Salurkan 1.420 Ton Beras ke - 14 Kabupaten/Kota
Buka Pengajian Ramadan PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru,Ini Harapan Rektor UMRI
KKPD Resmi Diluncurkan, Pemko Terapkan Pembayaran via Kartu Kredit
Tiga Hal Ini Dapat Mempengaruhi Pahala Ibadah Seorang Muslim
Red Velvet Bersinar Sebagai Model Baru Pandora Jewelry, Visual Para Anggotanya Buat Terpesona