RIAUMAKMUR.COM- Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, mencanangkan program Gerakan Tanam Padi Gogo dan Jagung di Desa Karangetan, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, Rabu (20/3/20234). Gerakan Tanam tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian, Kodam XIII/Merdeka, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan kabupaten/kota.
“Gerakan Tanam ini untuk mendukung program Kementerian Pertanian dalam mengatasi kondisi darurat pangan. Penanaman padi gogo di Provinsi Gorontalo ditargetkan seluas 13.500 hektare,” ungkap Ismail.
Kegiatan pencanangan dilakukan dengan penanaman padi gogo oleh Ismail bersama Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.
Baca Juga: 3 Daerah di Riau Ini Berpotensi Hujan Seharian pada 21 Maret 2024
Penanaman padi gogo di Desa Karangetan merupakan kegiatan kedua setelah dilakukan di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljady Mario menjelaskan bahwa program Gerakan Tanam Padi Gogo merupakan upaya untuk menjaga ketersediaan dan pasokan pangan di tengah kondisi perubahan cuaca yang sangat mempengaruhi pertanaman.
Menurut Muljady, Gerakan Tanam Padi Gogo adalah upaya ekstensifikasi dalam jangka waktu pendek dengan melakukan perluasan arel tanam padi di lahan kering.
Baca Juga: Ini yang Akan Dilakukan Pemprov Riau Antisipasi Potensi Banjir dan Longsor saat Mudik Lebaran
“Diharapkan melalui perluasan areal tanam ini, kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia dengan memaksimalkan potensi lahan kering yang ada,” tuturnya.
Pada kegiatan itu, diserahkan pula bantuan benih jagung untuk Kecamatan Dengilo senilai Rp1,8 miliar. Bantuan tersebut untuk lahan seluas 2.077 hektar dengan volume benih sebanyak 31.155 kilogram. Ada pula penyerahan bantuan paket kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Perlu diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo yang dirilis pada 1 Maret 2024, luas panen padi pada tahun 2023 mencapai 49,61 ribu hektare, mengalami kenaikan sebanyak 2,79 ribu hektare atau 5,95 persen dibanding tahun 2022 yang seluas 46,82 ribu hektare.
Baca Juga: Peduli Stunting, Pj Bupati Kampar Terima Penghargaan Cakaplah Award
Sedangkan produksi padi di Gorontalo pada tahun 2023 yaitu sebesar 251,43 ribu ton gabah kering giling, naik sebanyak 11,30 ribu ton atau 4,70 persen dibanding produksi tahun 2022 yang hanya 240,13 ribu ton. ***
Artikel Terkait
UNRI Terima Audiensi Kadin Dumai, Berikut Pembahasannya
Safari Ramadan di Pelalawan, Pemprov Riau Salurkan Bantuan untuk Masjid dan Santunan Idulfitri
Tingkatkan Budaya Safety Operasi Gas Bumi, PGN Resmikan HSSE Demo Room Medan
Teaser Memukau Ahyeon BABYMONSTER Untuk MV SHEESH, Aura dan Visualnya Siap Jadi IT Girl Baru
Liu Xueyi Mempesona di Drama In Blossom, Kemampuan Akting dan Visualnya Curi Perhatian Penonton
Kombinasi Visual Memukau, Zhang Linghe dan Xu Ruohan Diumumkan Sebagai Pasangan di Drama Modern The Best Thing
Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering, Siak Waspada Karhutla
Peduli Stunting, Pj Bupati Kampar Terima Penghargaan Cakaplah Award
Ini yang Akan Dilakukan Pemprov Riau Antisipasi Potensi Banjir dan Longsor saat Mudik Lebaran
3 Daerah di Riau Ini Berpotensi Hujan Seharian pada 21 Maret 2024