RIAUMAKMUR.COM - Masyarakat di sekitar Masjid Baiturrohman Desa Tukum Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diajak ikut menjaga dan merawat bangunan bersejarah tersebut berusia 112 tahun tersebut.
Kepala Desa Tukum, Susanto yang akrab disapa Cak Santo menyerukan pentingnya menjaga bangunan masjid dalam acara Safari Ramadan kelima yang diadakan di Masjid Baiturrohman, Selasa (19/3/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Cak Santo mengajak masyarakat untuk turut serta dalam upaya pelestarian bangunan yang telah menjadi bagian dari identitas sejarah dan budaya masyarakat di sekitar Masjid Baiturrohman.
"Dengan perawatan yang baik, kita dapat mencegah kerusakan dan menjaga agar nilai sejarahnya tetap terjaga," ujar dia.
Masjid Baiturrohman, yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial masyarakat setempat, dan telah diakui oleh pemerintah daerah sebagai cagar budaya yang harus dijaga dengan baik.
Usia yang telah mencapai lebih dari satu abad menandakan pentingnya peran masjid tersebut dalam sejarah dan kehidupan masyarakat sekitarnya.
Baca Juga: Daftar Destinasi Wisata di Sentul dengan Sentuhan Alam yang Asri
Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Baiturrohman juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Tukum.
Berbagai tradisi keagamaan dan budaya telah terjaga dan dilestarikan di lingkungan masjid tersebut, sehingga menjadikannya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan keharmonisan masyarakat.
Dalam upaya pelestarian, pemerintah dan masyarakat setempat telah berkolaborasi untuk merencanakan program perawatan rutin dan renovasi yang diperlukan.
Baca Juga: Embung Talago Mumbuang, Destinasi Wisata di Agam yang Punya Banyak Manfaat, Ini Penjelasannya
Program tersebut tidak hanya melibatkan pengurus masjid dan pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat sekitar.
“Diharapkan dengan adanya kesadaran bersama ini, Masjid Baiturrohman akan tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah dan budaya lokal, serta tetap menjadi tempat ibadah yang ramah dan nyaman bagi masyarakat Desa Tukum dan sekitarnya,” harapnya.
Artikel Terkait
Tim Polres Kampar Baru Dapat Kayu Ilog di Wisata Gulamo, Pemiliknya Masih Diburu
Air Terjun Nyarai, Destinasi Wisata Alam di Sumbar yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan
Pemerintah akan Siapkan Paket-Paket Wisata Sambut Ajang Olahraga Internasional
Festival Pacu Sampan Tradisional di Pulau Semut Jadi Agenda Wisata Pekanbaru
Manfaatkan Bahan Limbah, Begini Semarak Kampung Wisata Merah Putih di Kampar
CDN Riau Liburan Seru bersama Komunitas CB150X di Wisata Gema Kampar
Desa Wisata Bukit Batu Bengkalis Raih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023
Jadi Peserta ADWI 2023, Desa Wisata Bukit Batu Catatkan Rekor MURI
Desa Wisata Bukit Batu Bengkalis Jadi Juara 4 ADWI 2023 dan Anugerah MURI Kejayaan Laut Terluas
Selain Soal PETI, Kuansing Juga Punya Berbagai Keindahan di Destinasi Wisata Air Terjunnya
Ini Kata Kadispar Riau Soal Paket Wisata Religi Berbasis Masjid Bersejarah
DED Pengembangan Wisata Tahura SSH Minas Menggambarkan Visi Pemprov Riau, Gubri Berikan Apresiasi
Menggairahkan Pariwisata, Begini Cara Civitas Ganjar Tenarkan Wisata di Riau pada Kalangan Pemuda
Astindo: Peningkatan Aktivitas Wisata Dorong Kenaikan 2 Kali Lipat Penjualan Tiket Penerbangan
12 Destinasi Desa Wisata di Riau yang Wajib Dikunjungi Wisatawan
Daftar Destinasi Wisata di Inhu, Indragiri Hulu Negeri Para Raja di Riau
Daftar Destinasi Wisata di Rohul, Rokan Hulu di Riau
Desa Tanjung Punak Rupat Utara Bengkalis Raih Juara I Apresiasi Desa Wisata Riau
Inilah Destinasi Wisata Danau di Riau yang Menawan dan Meneduhkan Pengunjung