RIAUMAKMUR.COM- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan sistem penundaan (delaying system) melalui penyediaan titik lokasi zona penyangga (buffer zone) di rest area yang merupakan salah satu fasilitas tambahan sebagai poin kritikal untuk mengurai arus kendaraan di kawasan pelabuhan apabila terjadi kepadatan selama musim mudik Lebaran 2024 dapat berjalan baik.
"Salah satu kunci sukses gelaran Angkutan Lebaran tahun lalu adalah penerapan delaying sistem. Hal ini sangat kritikal, berfungsi utama untuk mengatur volume arus dan pastikan kendaraan sudah bertiket. Karena masih ada saja yang jalan tanpa tiket, meskipun angkanya kecil," ungkap Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi sebagaimana dikutip InfoPublik pada Selasa (2/4/2024).
Adapun sejumlah titik lokasi buffer zone di luar pelabuhan telah disiapkan ASDP yang berfungsi sebagai delaying system. Dari arah jalan tol Jakarta-Tangerang, terdapat tiga titik buffer zone ASDP yakni berada di rest area KM 13, KM 43, dan KM 68 yang dilengkapi tambahan tenaga pelayanan untuk melakukan screening pengguna jasa yang belum bertiket.
Baca Juga: ASDP Imbau Pengguna Jasa Beli Tiket Jauh Hari di trip.ferizy.com
Selain itu, Ira juga memastikan kesiapan pihaknya dan menjamin pengamanan selama pelayanan libur Hari Raya Idul Fitri 2024/1445 H di lintas penyeberangan tersibuk Merak-Bakauheni yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
Hal itu sebagaimana yang dikemukakan Menkopolhukam Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto saat meninjau Pelabuhan Merak, Banten pada Senin (1/4/2024) dalam rangka memastikan kesiapan dan menjamin pengamanan libur periode Angkutan Lebaran 2024.
Dalam tinjauannya ke Pelabuhan Merak, Menkopolhukam Hadi Tjahjanto memastikan pos keamanan, pos layanan, dan pos terpadu telah disiapkan dengan baik di sepanjang jalur mudik menuju Merak.
Baca Juga: ASDP Prediksikan Jumlah Penumpang Angkutan Lebaran 2024 Capai 5,78 Juta
Hadi mengimbau pemudik untuk gunakan rest area dan fasilitas yang telah disediakan seperti layanan kesehatan, pusat informasi, dan hiburan agar bisa istirahat sehingga dapat menurunkan tingkat lelah dan jenuh sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.
Hadi juga menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo yang mengimbau masyarakat agar melakukan perjalanan mudik lebih awal sebagai antisipasi kepadatan kendaraan. "Saya minta kepada masyarakat apabila ingin melaksanakan mudik dengan lancar, 1 hari sebelum berangkat agar membeli tiket dan mengisi di aplikasi untuk manifest," tuturnya.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit turut mengingatkan potensi kejadian darurat di lapangan saat arus mudik imbas lonjakan pemudik tahun ini yang diprediksi naik sebesar 15 persen bila mengacu dari realisasi Angkutan Lebaran tahun lalu. Dan pada Lebaran tahun ini, pergerakan masyarakat di Pulau Jawa, Sumatera dan Bali akan tetap menjadi perhatian utama.
Baca Juga: ASDP Imbau Penumpang Atur Waktu Perjalanan saat Cuaca Ekstrem
Listyo juga mengapresiasi upaya ASDP yang telah lakukan peningkatan prasarana, sarana, pelayanan, dan fasilitas lainnya di Pelabuhan Merak dalam menghadapi prediksi kenaikan pemudik tersebut. "ASDP telah melakukan persiapan matang, dan terus meningkatkan layanan, untuk menghadapi lonjakan penumpang," imbuhnya. ***
Artikel Terkait
Akhirnya Jalan Kualu Mulus sebelum Lebaran, Warga: Terima Kasih Pj Gubri SF Hariyanto
100 Mahasiswa Unri dapat Bantuan Beasiswa
Prof DR Junaidi: Program BOS Afirmasi Pemprov Riau Bantu Siswa Tidak Mampu
BMKG Dorong Langkah Kolaboratif Atasi Perubahan Iklim
Petani Jatim Sambut Gembira Tambahan Pupuk Subsidi Rp28 Triliun
Trafik Penyeberangan Penumpang hingga Logistik dari Jawa ke Sumatra Mulai Meningkat
Hasil Pemeriksaan, Kapal Angkutan Lebaran di Sungai Duku Layak Beroperasi
Groundbreaking Flyover dan JPO di Stasiun Tenjo, Untuk Urai Kemacetan
Pompanisasi dan Pipanisasi Sawah, Kementan Bidik Sungai-Sungai Besar di Pulau Jawa
Ini Dua Indikator Pendongkrak Ekonomi saat Libur Lebaran 2024