RIAUMAKMUR.COM- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman secara optimistis menyampaikan upaya dan solusi untuk mengatasi penurunan produksi pertanian dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam Rapat Kerja bersama Komite II DPD RI di Gedung Parlemen Jakarta, Selasa (2/4/2024), Mentan memaparkan tiga masalah utama yang telah diidentifikasi serta langkah-langkah cepat yang telah dilakukan.
Masalah pertama yang dihadapi adalah penurunan kuota pupuk dari 9,5 menjadi 4,5 juta ton, yang diikuti dengan penghapusan komposisi pupuk lain seperti ZA dan TSP. Namun, Mentan mengungkapkan keberhasilan dalam mengembalikan alokasi pupuk menjadi 9,5 juta ton, yang telah didistribusikan ke seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pemerintah Berharap Pembahasan 27 RUU Kabupaten/Kota tak Diperluas
Terkait kebijakan pengambilan pupuk dengan kartu tani yang mengakibatkan kendala bagi petani, Mentan menyatakan bahwa regulasi telah disederhanakan sehingga petani kini dapat mengambil pupuk hanya dengan KTP, mempercepat produksi pertanian.
Selain itu, masalah ketiga yang disoroti adalah penggunaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang sudah berumur tua. Meskipun demikian, upaya mekanisasi telah terbukti mampu menurunkan biaya hingga 60 persen. Mentan juga menyoroti cuaca buruk yang panjang, seperti el nino, yang berdampak pada kerusakan tanaman.
Mentan menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah cepat, seperti pompanisasi untuk sawah kering, untuk mengatasi masalah tersebut. Dia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas pangan, menyatakan bahwa pangan merupakan isu yang tidak boleh dipolitisasi karena menyangkut kehidupan bangsa.
Baca Juga: Anggota DPRD Kampar Minta Pemerintah Memastikan Kelayakan Jembatan Bangkinang
Mentan berharap dukungan dari Komite II DPD RI dalam upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan. Dukungan tersebut dianggap penting mengingat peran DPD dalam berkomunikasi dengan para petani.
"Dukungan DPD sangat vital bagi upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. Saya berharap Komite II DPD RI dapat mendukung langkah-langkah ini untuk keberlangsungan pertanian Indonesia," ujarnya dengan penuh harapan. ***
Artikel Terkait
Berdikari Jaga Ketersediaan Ternak dan Daging Sapi untuk Kebutuhan HBKN
Pj Gubernur DKI Apresiasi Hasil Panen Raya 822 Ton di Jakarta Timur
Kemenparekraf Pastikan Kesiapan Daerah dan Destinasi Sambut Libur Lebaran 2024
Ultras Garuda Sezione Riau Gelar Aksi Berbagi Takjil dan Sembako
Jelang Lebaran, Pemprov Riau Tuntaskan Perbaikan Jalan di Rohil dan Dumai
Sering Disebut Miliki Vibes yang Mirip, Netizen Korea Bandingkan First Win Tercepat ILLIT dan NewJeans
Pergantian Era? Poster BLACKPINK 'Welcome to Korea' di Bandara Ini Telah Diganti ke NewJeans! Begini Komentar Knetz
Kemampuan Bernyanyi ILLIT Saat Encore Magnetic Tuai Sorotan, Netizen Kembali Singgung LE SSERAFIM
Media Jepang Spill Kazuha LE SSERAFIM Sedang Berpacaran, Agensi Gercep Bantah: Mereka Hanya Teman
Lirik Lagu Luka Sekerat Rasa - Arief dan Yollanda