Wabup Belu Motivasi Petani Cabai untuk Hasilkan Komoditi Unggulan

photo author
Nyimas NA, Riau Makmur
- Jumat, 12 April 2024 | 11:28 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Belu bersama Kelompok Tani Maju Bersama.
Bupati dan Wakil Bupati Belu bersama Kelompok Tani Maju Bersama.

RIAUMAKMUR.COM- Wakil Bupati Belu, Dr. Aloysius Haleserens, memotivasi petani cabai Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, untuk menghasilkan komoditi unggulan di wilayah Kabupaten Belu.

Hal itu disampaikan Aloysius di sela-sela panen cabai merah milik Kelompok Tani Maju Bersama Dusun Matitis, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Sabtu (6/4/2024).

Aloysius mengatakan petani harus dimotivasi sehingga ada keinginan kuat dari dalam diri mereka sehingga mau bekerja untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Baca Juga: Sudut Pandang Bupati dan Wakil Bupati Rohil Pada Kejadian Perselisihan di Pekaitan

Menurut Aloysius, hasil panen menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat. Kuncinya adalah rajin bekerja dan motivasi. “Kita lihat lahan hanya 10 area tetapi penghasilannya mencapai kurang lebih Rp14 juta dari 4 kali panen. Karena itu tanaman ini harus dipelihara baik-baik agar bisa hasilkan panen yang baik dalam setahun,” tutur Aloysius.

Ia juga mengingatkan petani agar tidak memberikan pupuk pada saat tanaman sedang berbuah. Menurutnya, kalau diberi pupuk pasti buahnya akan gugur sehingga hal ini harus menjadi perhatian para petani.

“Tahun ini kita semua mengeluh karena tanaman jagung dan padi kita gagal, sehingga kita perlu tanam tanaman lain yang memberikan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujar Aloysius.

Baca Juga: Wakil Bupati Resmi Bergabung, Gerindra Makin Kuat di Rokan Hilir

Aloysius berharap apa yang dilakukan oleh kelompok tani itu bisa ditularkan ke kelompok lainnya di Kabupaten Belu. Ia juga mengajak para petani untuk mengembangkan dan merawat tanaman hortikultura itu secara baik.

“PPL juga harus selalu dampingi. Lahan yang ada masih cukup luas untuk di kembangkan lagi ke depan. Modal utama kita sebagai petani adalah rajin bekerja dan uang yang sudah ada bisa disimpan untuk kebutuhan sekolah anak dan lainnya,” ujar Aloysius. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nyimas NA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X