DAS Regoyo Meluap, Warga Lumajang Lakukan Evakuasi Mandiri

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Jumat, 19 April 2024 | 16:55 WIB
Sejumlah warga melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman pasca banjir lahar dingin Gunung Semeru yang sebabkan meluapnya debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo, pada Kamis (18/4/2024)
Sejumlah warga melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman pasca banjir lahar dingin Gunung Semeru yang sebabkan meluapnya debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo, pada Kamis (18/4/2024)

RIAUMAKMUR.COM- Sejumlah warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman pasca banjir lahar dingin Gunung Semeru yang sebabkan meluapnya debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo hingga merendam permukiman warga pada Kamis (18/4/2024) malam.

"Luapan lahar dingin itu terjadi setelah hujan dengan itensitas sedang hingga tinggi melanda wilayah Gunung Semeru sejak sore hari. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh .

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang pada pukul 22.50 WIB, sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) mengungsi ke tempat lebih aman," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan yang diterima InfoPublik, Jumat (19/4/2024).

Baca Juga: Kepala Desa Tukum Lumajang Ajak Swasta Berkolaborasi untuk Mempercantik Pusat UMKM

Tiga jembatan dilaporkan rusak akibat terjangan lahar dingin ini, yaitu Jembatan penghubung Desa Gondoruso dan Desa Bades di Kecamatan Pasirian, Jembatan di Dusun Sumberbulus Desa Oro-oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo serta Jembatan Jurangmangu di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko.

Jalan Nasional Candipuro juga tergenang luapan lahar dingin.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan langsung menuju lokasi tersebut guna melakukan assessment dan melakukan percepatan penanganan banjir lahar dingin tersebut.

Baca Juga: Buah Gencar Promosi, Destinasi Wisata Lumajang Ramai Wisatawan

Selain itu, pelayanan kesehatan sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Lumajang menurunkan satu unit perahu guna mempercepat proses evakuasi.

"Hingga kini tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan monitoring," ujar dia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada pemerintah daerah setempat untuk melakukan langkah-langkah penanganan dengan melihat potensi curah hujan secara berkala.

Baca Juga: Kepastian Hukum dan Peluang Usaha, Manfaat Program PTSL bagi Warga Desa Kertosari Lumajang

Kemudian, memberikan informasi secara rutin kepada masyarakat yang berada di sekitar DAS Regoyo, agar dapat meminimalisir dampak apabila banjir lahar dingin kembali terjadi. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X