RIAUMAKMUR.COM- RSUD dr. R. Koesma Tuban ebagai rumah sakit tipe B, mulai April 2024 telah ditetapkan sebagai faskes rujukan bagi pasien yang menderita Tuberkulosis Resisten Obat (TB-RO) dari rumah sakit di sekitarnya.
Menurut keterangan Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, dr. Moh. Masyhudi, pasien TB-RO harus mendapatkan fasilitas penanganan di rumah sakit tipe B, terutama jika mereka merupakan pasien rujukan dari Puskesmas atau rumah sakit tipe C dan menunjukkan resistensi terhadap obat-obatan dalam program pengobatan dari pemerintah.
"Dengan menjadi rujukan dari faskes sekitar, tentunya kami persiapkan juga paramedis untuk pelayanan tersebut,” ujar dokter kelahiran 1969 itu kepada reporter Diskominfo SP, Senin (22/4/2024).
Baca Juga: RSUD Meuraxa dan Basarnas Banda Aceh Bakal Bentuk Timsus Penanganan Kedaruratan
Disebutkan untuk paramedis yang menangani pengobatan TB-RO, imbuhnya, RSUD dr. R. Koesma Tuban telah menyiapkan dua dokter spesialis paru yang fokus melayani pasien TB-RO.
Selain itu, tenaga paramedis yang bertugas juga diperkuat dengan mengikuti pelatihan khusus untuk meningkatkan layanan pengobatan TB-RO di rumah sakit yang terletak di ujung jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo.
Dia menekankan, sebagai upaya eliminasi Tuberkulosis pada 2030 mendatang, RSUD dr. R. Koesma turut bertanggung jawab untuk melayani pasien TB-RO yang dirujuk dari rumah sakit lain, meskipun jumlah pasien TB-RO relatif tidak banyak.
Baca Juga: RSUDZA Banda Aceh Raih Top BUMD Awards 2024, Sekda Minta Kualitas Layanan Ditingkatkan
Dalam prinsipnya, rumah sakit pemerintah harus mempersiapkan diri sepenuhnya untuk menangani kasus-kasus TB-RO.
Berkaitan dengan tujuan tersebut, pihaknya mengimbau kepada pasien penderita TB untuk tetap taat terhadap berjalannya pengobatan dengan rutin mengonsumsi obat yang diberikan, serta menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuhnya.
"Salah satunya dengan makan makanan bergizi yang harapannya efektivitas obat terhadap tubuh bisa lebih maksimal, sehingga kuman-kuman yang resisten tadi tertangani dengan baik,” tandasnya. ***
Artikel Terkait
Kuota Haji Kabupaten Pangkep Mencapai 326 JCH, Dibagi Jadi Dua Kloter
Apel Pagi Ini Disporbudpar Segera Luncurkan COE dan Pemkab Bagikan Hadiah Pemenang Lomba Kebersihan
Pemprov Kalsel Tindak Tegas Penambangan Ilegal
Aktivitas Kegempaan Gunung Api Gamalama di Ternate Menurun, Warga Diminta Tetap Waspada
Tekan Kasus Bunuh Diri di Malut, Himpsi Usul Layanan Kesehatan Mental di Puskesmas hingga Desa
aespa Comeback Dengan Full Album Pertama Sejak Debut, Total Ada 10 Lagu dan Double Title Track Berkonsep Kwangya?
Perpani Aceh Undang Atlet Panahan Ikuti Seleksi Akhir jelang PON XXI Aceh-Sumut
RSUDZA Banda Aceh Raih Top BUMD Awards 2024, Sekda Minta Kualitas Layanan Ditingkatkan
Bupati Memotivasi Kalifah Bengkalis untuk Mempertahankan Juara Umum MTQ Riau
Pj Gubernur Kalbar Sambut Baik Bantuan Yayasan Satria Budi Dharma Setia