RIAUMAKMUR.COM - Dalam rangka merealisasi ketahanan pangan dan gizi, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo mengupayakan peningkatan konsumsi ikan masyarakat dengan menginisiasi bantuan bahan baku ikan untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Provinsi Gorontalo.
Menurut Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan di DKP Provinsi Gorontalo, Fahrul Amlain, sasaran kegiatan bantuan bahan baku ikan adalah LKSA maupun lembaga kesejahteraan sosial (LKS) yang terdaftar di Dinas Sosial, memiliki Surat Izin Operasional, berada di wilayah Provinsi Gorontalo, aktif menangani masalah sosial, serta memiliki anak binaan yang tinggal pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak.
"Tahun Anggaran 2024, DKP telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk pengadaan bantuan bahan baku ikan bagi 38 LKSA di semua kabupaten/kota dengan jumlah sasaran sebanyak 1.084 anak binaan," ungkap Fahrul.
Bantuan bahan baku ikan itu disalurkan selama enam bulan sejak April hingga September dengan jumlah ikan sebanyak 1.178 kg setiap bulannya. Program Nasional Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) ini, bagi Provinsi Gorontalo sangatlah penting guna mempertahankan tingkat konsumsi ikan yang sudah dicapai.
Selain itu, program ini tentunya bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bagi masyarakat yang ada di desa pesisir, masyarakat kurang mampu, serta LKSA, yang berimplikasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan menciptakan ketahanan pangan daerah.
"Sebagai institusi pemerintah, DKP Provinsi Gorontalo aktif menangani masalah pangan yang bersumber dari produk-produk kelautan dan perikanan, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional melalui bahan pangan yang berasal dari ikan," tutur Fahrul.
Baca Juga: Mal Pelayanan Publik Banda Aceh Bakal Buka Layanan Pembuatan SIM
Fahrul mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan bantuan bahan baku ikan yaitu untuk mengubah pola konsumsi masyarakat agar beralih ke ikan sebagai menu utama, khususnya bagi LKSA, sehingga bisa meningkatkan angka konsumsi ikan di Provinsi Gorontalo, mengingat Provinsi Gorontalo memiliki potensi pengembangan sumber daya perikanan dan kelautan yang sangat besar. ***
Artikel Terkait
Berhasil Kurangi Dampak Perubahan Iklim, PT KPI Unit Sei Pakning Sabet 5 Penghargaan Internasional di Vietnam
Kampar Expo Sebagai Momen Positif Bagi Masyarakat untukTingkatkan Industri dan Kemajuan Perekonomian
5.274 JCH Riau Mulai Diberangkatkan 12 Mei 2024
Kemenag Riau Pastikan Visa JCH Sudah Tuntas Sebelum 30 April 2024
Komitmen Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Pj Gubri Ikuti Wawancara Paritrana Awards 2024
Tahun Ini Disnakertrans Riau Terima 57 Pengaduan THR
Di Tengah Huru-Hara ADOR vs HYBE, NewJeans Bagikan Foto Konsep Keren Untuk Comeback 'How Sweet'
Pemprov Kalteng Laksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII 2024
Mal Pelayanan Publik Banda Aceh Bakal Buka Layanan Pembuatan SIM
Jadwal Tayang Lengkap Episode 1-24 Drama Kolosal Miles Wei dan Xu Lu 'Lady Revenger Returns From the Fire'