RIAUMAKMUR.COM - Pusat Audit dan Pengendalian Mutu (PAPM) Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Lokakarya Persiapan Akreditasi Internasional.
Acara yang berlangsung, Rabu (22/5/2024) di Aula Lantai 3 Gedung Pascasarjana tersebut mengundang narasumber Faisal Madani dari Universitas Negeri Jakarta.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof.Mujiburrahman menyampaikan komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas setelah meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT pada 2023.
Baca Juga: Pemerintah Aceh Siap Capai Target MCP 2024
"Kami berupaya keras untuk menjadi kampus yang unggul secara internasional pada 2026, sebagaimana yang tertuang dalam Renstra 2020-2024 untuk meningkatkan relevansi daya saing dan rekognisi di dunia internasional," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, Prof.Saiful Akmal menegaskan pentingnya persiapan untuk akreditasi internasional.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum konkret dalam persiapan akreditasi internasional bagi program studi yang sudah unggul secara nasional," harapnya.
Baca Juga: Sinopsis Film Komedi Bu Tejo Sowan Jakarta, Anak Sulung Mau Rabi
UIN Ar-Raniry saat ini telah memiliki 20 program studi terakreditasi Unggul dan berupaya keras untuk meningkatkan jumlah tersebut.
"Kami akan bekerja keras agar 50 persen dari total 54 Program Studi bisa terakreditasi unggul di tahun 2024," ungkap Prof Saiful Akmal.
Dukungan maksimal akan diberikan kepada program-program studi yang disiapkan untuk akreditasi internasional, mulai tahun 2025 melalui proses bidding (penawaran). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan relevansi daya saing dan rekognisi di dunia internasional bagi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Baca Juga: Karya Desainer Putri Pala Scarf Tampil di Event AMFF Jakarta
Disebutkan, dengan langkah-langkah yang diambil, UIN Ar-Raniry Banda Aceh semakin mantap berbenah menuju standar internasional demi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, Faisal Madani, Ketua Tim Task Force Akreditasi Internasional Universitas Negeri Jakarta, dalam paparannya, menyatakan bahwa Overview Proses untuk Akreditasi Internasional menjadi sangat penting sebelum tim disiapkan untuk menyusun Laporan Evaluasi Diri (Self-Evaluation Report/SER) berdasarkan standar lembaga akreditasi internasional seperti FIBAA, AQAS, ASIIN, EQA, dan lainnya.
Acara tersebut dihadiri oleh 120 peserta yang terdiri dari Ketua Gugus Jaminan Mutu (GJM), Ketua dan Sekretaris Program Studi, Operator Program Studi, dan Tim Borang Akreditasi dari 10 Unit Pengelola Program Studi (UPPS) di lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Artikel Terkait
Perpisahan Siswa Kelas IX di SMPN 1 Kota Payakumbuh, Pemko Ajak Ciptakan Pendidikan yang Berkualitas
204 Jemaah Haji Kota Payakumbuh Bertolak Ke Embarkasi Padang
DPRA Harap Kabupaten/Kota di Aceh Miliki Inovasi Samsat Warung Kopi seperti Lhokseumawe
Kapolda Saksikan Uji Coba Penerbangan Drone Ditsamapta Polda Aceh
Sinopsis Film Komedi Bu Tejo Sowan Jakarta, Anak Sulung Mau Rabi
Pemkab Muba Dukung Penuh Pemanfaatan Potensi Sektor Hulu Migas
Program FILAGAM PT KPI Unit Dumai, Inovasi Dari Gambut Menjadi Air Bersih untuk Masyarakat Sungai Pakning
Pemkab Agara Terima Opini WTP Kedelapan dari BPK
Karya Desainer Putri Pala Scarf Tampil di Event AMFF Jakarta
Pemerintah Aceh Siap Capai Target MCP 2024