RIAUMAKMUR.COM- Dinas Kesehatan Aceh Singkil mengimbau masyarakat untuk tidak panik terkait penetapan situasi kejadian luar biasa (KLB) malaria di Kecamatan Pulau Banyak dan Kecamatan Pulau Banyak Barat.
"Sejumlah langkah telah diambil untuk menangani dan mengendalikan penyebaran malaria," kata Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Muhammad Raja Maringin, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Subarsono, Jumat (24/5/2024).
Dia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan malaria. “Ada tiga hal fokus kami pekan depan Insya Allah segera dilakukan, yakni pertama, survei darah, kedua, penyemprotan dalam rumah, dan Pangasapan atau fogging larvasida,” katanya.
Baca Juga: Komisi E DPRD Minta Dinkes Jatim Gercep dan Waspadai Kasus Flu Singapura
Tim medis telah melakukan survei darah di berbagai lokasi untuk mendeteksi dan memastikan adanya infeksi malaria.
Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi penderita malaria secara cepat dan akurat sehingga dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Penyemprotan insektisida di dalam rumah-rumah warga dilakukan untuk membunuh nyamuk yang menjadi perantara penyebaran malaria.
Baca Juga: Banjir Bandang di Kecamatan Tolinggula, Dinkes Provinsi Gorontalo Turunkan Tim RHA
Penyemprotan ini difokuskan pada tempat-tempat yang menjadi tempat peristirahatan nyamuk, seperti dinding dan sudut-sudut rumah.
Pangasapan atau Fogging Larvasida: Selain penyemprotan dalam rumah, dilakukan juga fogging atau pengasapan larvasida di lingkungan sekitar pemukiman.
Fogging bertujuan untuk membasmi nyamuk dewasa, sementara larvasida digunakan untuk membunuh larva nyamuk di tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Baca Juga: Tiga Polsek Terbaik di Bireuen Dapat Penghargaan Kapolres
“Dinas Kesehatan Aceh Singkil bekerja keras untuk memastikan bahwa situasi ini dapat segera dikendalikan dengan baik. Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta langkah-langkah pencegahan yang telah disosialisasikan,” ujar Muhammad Raja Maringin.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, menghindari genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, dan menggunakan kelambu atau obat nyamuk saat tidur.
"Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan penyebaran malaria dapat segera dikendalikan," tutupnya. ***
Artikel Terkait
Puspenerbal Beri Taliasih ke Tiga Warakawuri
Eri Tekankan Penggunaan Aset Pemkot untuk Kepentingan Warga Miskin
Heli HS-1305 Ikuti Latihan Picard Naval Exercise di Laut Mediterania
25 Narapidana Beragama Budha di Jatim dapat Remisi Khusus Waisak
Pemkot Surabaya Siapkan Kolam Renang Khusus Pelajar dengan Harga Terjangkau
Terima Kunker Diskominfo Parimo, Pemprov Sulteng Dukung Pengembangan Smart Village di "Kabupaten Durian"
Sekolah Kampung Pabuto Nantu Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
Nyaris Kalah Dari Denmark, Rinov/Pitha Balikkan Keadaan dan Melenggang ke Final Malaysia Masters 2024! Besok Ditunggu Pasangan Tuan Rumah
Granat Aceh Utara Ajak Pemuda Cegah Peredaran Narkoba
Tiga Polsek Terbaik di Bireuen Dapat Penghargaan Kapolres