TNI Lanjutkan Program Pembangunan 40 Titik Air Bersih di Dayah Aceh

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 28 Mei 2024 | 21:44 WIB
TINJAU- Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, didampingi Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Makhyar, meninjau pengeboran sarana air bersih di Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, di Gampong Lhok Mon Puteh-Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. FOTO MC
TINJAU- Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, didampingi Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Makhyar, meninjau pengeboran sarana air bersih di Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, di Gampong Lhok Mon Puteh-Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. FOTO MC

RIAUMAKMUR.COM -Komandan Korem (Danrem) Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, meninjau pengeboran sumur bor di Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, Gampong Lhok Mon Puteh-Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kegiatan dalam upaya terus meningkatkan akses terhadap air bersih ini merupakan bagian dari program pembangunan 40 titik air bersih yang dicanangkan di wilayah Korem Lilawangsa.

"Kami memulai pengeboran ini sebagai respons terhadap keluhan dari Pesantren/Dayah Darul Ulum yang dipimpin oleh Abati, di mana hampir seribu santri mereka mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih," ujar Kolonel Ali Imran, didampingi Komandan Kodim (Dandim) Aceh Utara Letkol Kav Makhyar, Selasa (28/5/2024).

Baca Juga: Perhutani Sosialisasikan Larangan Penggarapan Liar di Wilayah Hutan di Tuban

Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif 'Kasad air untuk rakyat' oleh Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, melibatkan kolaborasi antara Korem Lilawangsa, Kodim Aceh Utara, dan BPMA Aceh. Tujuannya untuk membantu mengatasi kesulitan air yang dihadapi oleh masyarakat serta para santri.

"Setelah berhasil di Dayah Darul Ulum, kami akan melanjutkan pengeboran di Pesantren Abu Hasballah Keutapang, Nisam, Aceh Utara," tambah Danrem, menekankan komitmen TNI AD dalam mengatasi krisis air bersih di berbagai daerah.

Ali Imran juga menyinggung masalah air kuning yang saat ini ditemukan di bak penampungan, yang mengganggu kegiatan sehari-hari termasuk mencuci pakaian. "Dengan adanya air bersih ini, kami harap santri dapat menjaga kebersihan dan kesehatan lebih baik, sehingga mereka bisa khusyuk dalam beribadah dan belajar," ungkapnya.

Baca Juga: Tangani Stunting di Bojonegoro, TP PKK Kolaborasi Turun Lapangan

Pimpinan Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, Tgk. H. Abubakar Ismail (Abati), menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. "Selama hampir 26 tahun, kami berjuang dengan masalah air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat sekitar, memudahkan dalam beribadah dan aktivitas sehari-hari," jelas Abati.

Inisiatif ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi kondisi hidup para santri dan masyarakat sekitar Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, serta menginspirasi lebih banyak lagi upaya serupa di wilayah lain di Aceh. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X