RIAUMAKMUR.COM - Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin mendukung penuh penyelenggaraan Pemilihan Duta Wisata Kota Banda Aceh 2024 yang akan diselenggarakan mulai 1-29 Juni 2024 mendatang.
"Mendukung seluruhnya event Agam Inong Banda Aceh 2024 karena mereka memperkenalkan pariwisata, seni budaya, beragam kuliner, budaya adat istiadat khususnya di Banda Aceh," kata Amiruddin dalam pertemuannya dengan Dispar Banda Aceh dan Serambi Indonesia di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Rabu (29/5/2024).
Amiruddin mengatakan, selain bersaing dalam hal intelegensia, Agam Inong Banda Aceh juga harus mampu mempromosikan pariwisata mengingat kedepan akan ada penyelenggaraan PON XXI di Kota Banda Aceh.
Baca Juga: Pasca Puluhan Pelajar di Rangsang Diduga Keracunan, Dua Kantin Dilarang Sementara Berjualan
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Said Fauzan mengatakan bahwa saat ini sudah ada 80 anak muda Kota Banda Aceh yang sudah mendaftar sebagai calon peserta Agam Inong Kota Banda Aceh 2024.
Said mengatakan, selama rangkaian pelaksanaan pemilihan duta wisata ini para finalis yang terpilih akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.
“Selama masa pemilihan para finalis akan dibekali dengan kelas public speaking, personal branding, conten creator dan city tour wisata Kota Banda Aceh, budaya, visit beberapa company, kelas kebugaran, sport, dan ekonomi kreatif,” pungkasnya.
Artikel Terkait
PII Aceh Gelar Leadership Advance Training, Ini Pesan Pj Wali Kota Banda Aceh
Pemprov Riau Berhasil Raih Opini WTP BPK untuk ke-13 Kalinya
Turun Tipis, Pinang Kering di Riau Minggu Ini Dihargai Rp3.875per Kg
Keren! Gubernur Sumbar Terima Sertifikat MoW dari UNESCO
Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SLTA Menciptakan Profil Pelajar Pancasila
Meraih Opini WTP, Ini Pesan Pj Gubri untuk Jajaran Pempov Riau
Pemkot Pontianak Optimalkan Penyaluran Bansos lewat Aplikasi D'Master
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Siswa SMAN 9 Pekanbaru Belajar di Hutan Mangrove
FLS2N dan O2SN Memotivasi Pelajar Meningkatkan Prestasi
Pasca Puluhan Pelajar di Rangsang Diduga Keracunan, Dua Kantin Dilarang Sementara Berjualan