Dinas Kesehatan Halmahera Barat Evaluasi Program Kesling dan Kesjaor di 15 Puskesmas

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Kamis, 6 Juni 2024 | 21:56 WIB
Evaluasi program Kesling dan Kesjaor Dinas Kesehatan Halmahera Barat. Foto: Mardi Hamid
Evaluasi program Kesling dan Kesjaor Dinas Kesehatan Halmahera Barat. Foto: Mardi Hamid

RIAUMAKMUR.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Program Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga melakukan evaluasi program Kesehatan Lingkungan (Kesling), Kesehatan Kerja dan Olahraga (Kesjaor).

Kegiatan yang berlangsung di Malaria Centre, Desa Porniti, Kecamatan Jailolo, Rabu (5/6/2024), dibuka oleh Plh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syamsuddin, mewakili Kepala Dinas Kesehatan.

Kegiatan ini diikuti 45 orang peserta dari 15 Puskesmas dengan 3 narasumber, yakni Syamsuddin, Isra Oihu dan Ramadhan Abd Sofyan.

Baca Juga: Plh Sekda Provinsi Gorontalo Buka Kegiatan Sosialisasi RUU PBJ Publik

Syamsuddin dalam kesempatan itu menyampaikan, evaluasi program Kesling Kejaor bertujuan untuk membangun hubungan kerja yang baik antara pengelola program Puskesmas dengan Dinas Kesehatan.

"Terbangunnya proses berbagi pengalaman antara Puskesmas dengan Dinas Kesehatan, terkait pelaksanaan Program Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga, Pemetaan permasalahan Kesling dan Kesjaor di masing-masing Puskesmas, agar tercapainya kesepakatan dalam memberikan solusi dan tindak lanjut permasalahan program," jelas Syamsuddin.

Selaku Koordinator program Kesling dan Kesjaor Dinas Kesehatan, dia menyampaikan sejumlah indikator program kegiatan penting untuk diimplementasikan dalam pelayanan kesehatan lingkungan.

Baca Juga: Dibutuhkan Koordinasi Lintas Sektoral untuk Tingkatan Keselamatan Lalu Lintas

"Indikator itu ialah Tempat Fasilitas Umum (TFU), Higiene Sanitasi Pangan (HSP), Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Desa ODF atau Desa Stop Buang Air Besar Sembarang Tempat (SBS),” urainya.

“Dan semua ini by aplikasi, jadi dibutuhkan motivasi kerja yang tinggi, pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengimplementasikan program ini," sambung dia.

Tak lupa, Syamsuddin berharap, sebagai Aparatur Negara, baik Nusantara Sehat (NS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik sesuai dengan tugas fungsi dan aturan yang berlaku. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X