RIAUMAKMUR.COM - Laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2023 Kabupaten Merauke mendapat predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Papua untuk yang kesembilan kalinya. Sebagai reward, pemerintah pusat akan memberikan dana-dana untuk pembangunan daerah.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Merauke Elias Mite saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp mengatakan, dalam satu tahun BPK melakukan pemeriksaan sebanyak dua kali di Kabupaten Merauke terkait laporan keuangan dan laporan pengelolaan aset daerah.
"Dari hasil itu Pemerintah Kabupaten Merauke mendapatkan WTP yang kesembilan kali. Kita cukup bangga karena WTP ini bukan saja menjadi tolak ukur untuk laporan keuangan tetapi dari sisi penyelenggaraan pemerintahan menjadi contoh karena kita mendapatkan TPP (tambahan penghasilan pegawai) itu syarat utamanya harus WTP," terang Elias Mite, Kamis (6/6/2024).
Baca Juga: Asnaldi: Kami Hibahkan Fuad Santoso Untuk Masyarakat Kota Dumai
Dibeberkan Elias, ketika pelaksanaan penyelenggaraan penatausahaan keuangan berjalan baik, maka daerah akan mendapatkan reward atau penghargaan dari pemerintah pusat dalam hal pemberian dana-dana berdasarkan kinerja dari sisi penggunaan anggaran yang dihasilkan dengan baik.
Sementara dari sisi aset, Elias mengatakan pihaknya mengikuti sosialisasi e-bmd aset dan Kabupaten Merauke menjadi salah satu kabupaten yang diminta untuk berbagi ilmu kepada kabupaten lain sebab Merauke sudah menggunakan e-bmd aset yang sudah diakui KPK dan BPK.
Untuk e-bmd aset ini baru digunakan Kabupaten Merauke dan Semarang. Pencapaian yang didapat bukanlah hal mudah, melainkan sebuah proses dan kerja keras bersama semua pihak dan bentuk komitmen dan tanggungjawab yang baik sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan hasil yang memuaskan. Pertama, bagaimana mengatur laporan keuangan yang baik yang dilakukan seluruh SKPD yang diawali dengan pelatihan peningkatan SDM sehingga mampu menata dan menyusun laporan keuangan yang baik dan benar.
"Kalau berjalan dengan baik maka kami di leading sektornya yaitu BPKAD tidak susah untuk membuat laporan keuangan sehingga ketika BPK datang semua sudah siap," kata Elias Mite.
Lebih membanggakannya lagi sambung Elias, Kabupaten Merauke tidak menggunakan konsultan untuk membantu, tapi murni dikerjakan sendiri sehingga tidak diragukan lagi SDM yang sudah ada.
Selain itu, poin yang menentukan keberhasilan satu daerah atau organisasi adalah memiliki pemimpin yang tegas dan cerdas dalam membawahi seluruh OPD yang ada. "Kami bersyukur Pak Bupati Romanus Mbaraka ini adalah orang birokrat jadi memahami betul alurnya sehingga semua bisa berjalan baik. Dukungan dan komitmen pimpinan menjadi penyemangat kami sebagai staf untuk bekerja semaksimal mungkin," ujar Kepala BPKAD Kabupaten Merauke.
Baca Juga: Dilepasan Tim Pengambilan Air Suci dalam Rangka HUT Bhayangkara
Elias menambahkan, mempertahankan WTP tidaklah mudah karena masih banyak hal yang mesti dibenahi terutama di aset daerah dan pihaknya tetap berjuang untuk Merauke. "Mudah-mudahan tahun depan kita tambah lagi menjadi 10 WTP," tuturnya.
Artikel Terkait
PON XXI 2024 Aceh - Sumut, Koni Riau Targetkan 25 Medali Emas
Sah! Ody Maulana Resmi Menahkodai ARVINDO DPW Riau
Koni Riau Luncurkan Data Center Berbasis Digital, Pj Gubri Beri Apresiasi
Joy Red Velvet Tuai Sorotan Netizen Usai Dikabarkan Akan Comeback Drama Female Centric 'The Year We Turned 29'
Kabar Baik, Klinik Pratama Unilak Medical Centre Raih Akreditasi Paripurna
Moderasi Beragama Upaya Membangun Masyarakat yang Toleran
Pengurus LAMR Ziarahi Tokoh LAM Riau Untuk Mengenang Jasa
Dilepasan Tim Pengambilan Air Suci dalam Rangka HUT Bhayangkara
Indonesia Open 2024: Dihadang Wang Zhiyi, Gregoria Mariska Tunjung Gagal Ulang Kesuksesan Tembus Semifinal Seperti Minggu Lalu
Asnaldi: Kami Hibahkan Fuad Santoso Untuk Masyarakat Kota Dumai