Bulog Merauke Serap 4.200 Ton Beras dari Petani Lokal

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 11 Juni 2024 | 11:00 WIB
Kepala Bulog Merauke, Firman Mando
Kepala Bulog Merauke, Firman Mando

RIAUMAKMUR.COM – Badan Urusan Logistik (Bulog) Merauke telah menyerap beras lokal sebanyak 4.200 ton atau 45 persen dari target penyerapan 2024 yaitu 9.338 ton. Kepala Bulog Merauke Firman Mando mengatakan, Bulog mengambil beras petani lokal seharga Rp11.000/kg diterima di gudang Bulog.

"Kita tetap optimis untuk tahun 2024 ini kita bisa 100 persen pencapaian target penyerapan kita, karena di musim rendang ini kita sudah di angka 45 persen dan proses penyerapan masih berjalan meskipun angkanya sudah menurun karena panen sudah selesai, tinggal sisa-sisa stok di penggilingan," ucap Firman, Senin (10/6/2024).

Sisa penyerapan akan dimaksimalkan pada panen gadu sekitar Agustus sampai Oktober-November nanti. Bulog juga masih mendatangkan beras dari luar Merauke, namun beras tersebut merupakan sisa prinlog yang sudah terbit di 2023.

Baca Juga: Terima 417 Mahasiswa UBT untuk KKN, Pemkab Malinau Harap Bisa Terapkan Ilmu Bantu Masyarakat

"Yang sisa dan akan datang ke Merauke masih sekitar 2.000-an ton lagi dan itu adalah sisa prinlog tahun lalu," ujar Firman. Selanjutnya kata dia, kebutuhan beras hanya akan memakai beras lokal mengingat stok beras di Merauke sudah banyak.

Lebih lanjut Firman menginformasikan, berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 tahun 2024 yang baru dirilis menetapkan untuk harga eceran tertinggi (HET) beras medium di wilayah Papua sebesar Rp13.500/kg dan beras premium Rp15.800/kg. Perubahan ini karena ada penyesuaian harga pembelian pemerintah (HPP) dari Rp9.950/kg naik menjadi Rp11.000/kg.

Hal ini diputuskan pemerintah agar memberikan keuntungan bagi petani dan dapat dijangkau konsumen. Sehingga para mitra yang mengambil beras di Bulog Merauke wajib menjual sesuai HET yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Pengungkapan Kasus Narkoba Terbanyak Selama Januari Hingga Mei di Riau Ada di Daerah Ini

Namun, dinas terkait diharapkan melakukan fungsi kontrol di pasaran guna menekan kenaikan harga jual beras di atas HET.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X