BPBD Koordinasi Pendistribusian Bantuan Terdampak Banjir dan Longsor di Kerinci

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Kamis, 13 Juni 2024 | 13:00 WIB
Kondisi wilayah terdampak banjir di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi/ dok. BPBD Kabupaten Kerinci.
Kondisi wilayah terdampak banjir di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi/ dok. BPBD Kabupaten Kerinci.

RIAUMAKMUR.COM - Petugas BPBD Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk proses distribusi bantuan warga terdampak banjir dan longsor.

Bantuan yang diberikan berupa selimut, terpal serta kebutuhan permakanan untuk warga terdampak.

Petugas pun melakukan pembersihan material banjir dan longsor dengan mengerahkan dua excavator yang menimbun akses Jalan Nasional agar jalur tersebut kembali bisa dilalui oleh masyarakat.

Baca Juga: Menepis Keraguan dan Ketakutan Terdalam pada Mobil Listrik

"Hujan lebat dengan durasi cukup lama yang melanda Kabupaten Kerinci menyebabkan sungai meluap dan menimbulkan banjir pada Senin (10/6) pukul 19.00, dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi tersebut juga mengakibatkan struktur tanah menjadi labil dan terjadi longsor yang menutup akses jalan nasional pada Selasa (11/6/2024)," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keteranganya, Rabu (12/6/2024).

Peristiwa banjir dan longsor ini melanda lima Kecamatan di Kabupaten Kerinci, tercatat empat Kecamatan yang terdampak oleh Banjir yaitu Kecamatan Gunung Kerinci, Kecamatan Danau Kerinci, Kecamatan Depati dan Kecamatan Siulak Mukai.

Kemudian, satu Kecamatan terdampak oleh tanah longsor yaitu Kecamatan Siulak.

Baca Juga: Kemenparekraf Bentuk TPPN Wujudkan SDM Pariwisata Berdaya Saing Global

Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan sebanyak 300 KK dan 300 rumah terdampak akibat peristiwa banjir yang tercatat ketinggian air nya mencapai 10-80 cm.

Kejadian ini juga mengakibatkan akses Jalan Nasional dari Desa Lubuk Nagodang via Padang (Sumatera Barat) terputus dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan karena tertimbun material longsor dengan volume panjang 20 meter dan ketinggian mencapai satu meter.

Kondisi mutakhir yang disampaikan oleh BPBD Kabupaten Kerinci pada.Selasa (11/6/2024) pukul 18.00 menyebutkan bahwa kondisi air berangsur mulai surut dan akses jalan nasional sudah bisa dilalui oleh kendaraan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X