RIAUMAKMUR.COM - Generasi Emas 2045 bebas stunting dapat diwujudkan apabila kependudukan dijadikan sebagai pusat kegiatan pembangunan. Karena keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang akan dapat mendukung tercapainya Indonesia yang maju dan berdaulat.
Hal ini lah yang menjadi topik utama dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Universitas Riau (UNRI) bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau.
Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Republik Indonesia Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto SSi MEng.
Baca Juga: HUT Bhayangkara, Kombes Manang Soebekti Pimpin Bersih-bersih Tempat Ibadah
Dalam kuliahnya, Bonivasius menyampaikan peran mahasiswa sebagai generasi muda dalam memberikan pendidikan berwawasan kependudukan kepada masyarakat.
“Implementasi pendidikan kependudukan dapat dilakukan melalui peran mahasiswa, karena peran mahasiswa sangat dibutuhkan dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat. Sebagai agen perubahan, mahasiswa berkontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Rektor UNRI Prof Dr Sri Indarti SE MSi yang hadir membuka kuliah umum ini memberikan apresiasi kepada BKKBN atas kontribusi dan kerjasamanya dalam mengembangkan pendidikan. Rektor menyebutkan, bahwa kerjasama ini menjadi bentuk penguatan pendidikan melalui kolaborasi perguruan tinggi dengan mitra.
Baca Juga: Dibuka Presiden, Pj Gubri Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi dan TPID Award 2024
“Program yang dilakukan oleh BKKBN ini sejalan dengan program MBKM yang sudah ditentukan oleh Kemendikbudristek. Bagaimana mengasah talenta mahasiswa, supaya ketika mereka sudah lulus jadi mahasiswa, mereka sudah punya bekal dan kemampuan diri,” sebut Rektor.
Lebih lanjut, peserta yang mengikuti kuliah umum ini adalah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Sains MBKM yang akan melakukan program Kukerta selama 2 bulan.
Dengan kuliah ini, lanjut Rektor, tentunya akan memberikan pembekalan kepada adik-adik mahasiswa yang akan turun ke masyarakat.
Baca Juga: UNRI Jalin Kerja Sama dengan SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau
Pada kesempatan yang sama, Dekan FMIPA Dr Syamsudhuha MSc menyebutkan, bahwa kuliah umum ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama FMIPA UNRI yang dipadukan dengan Mahasiswa Kukerta Sains MBKM, yang terdiri dari lima jurusan yang ada di FMIPA, yakninya Jurusan Matematika, Ilmu Komputer, Biologi, Kimia, dan Fisika.
“Mahasiswa Sains MBKM ini akan melakukan Kukerta di desa, untuk memahami kondisi desa dan berkontribusi aktif dalam pengumpulan data. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tapi juga memberikan manfaat yang besar bagi desa dalam memperoleh data yang akurat dan bermanfaat,” jelas Dekan FMIPA ini. ***
Artikel Terkait
BI Riau Serahkan Beasiswa ke Unri
8 Mahasiswa UNRI Lolos Program Indonesian International Student Mobility Awards Tahun 2024
100 Mahasiswa Unri dapat Bantuan Beasiswa
Persiapan MUED Tahun 2024, Ini Harapan Wakil Rektor UNRI
Terkait Pemetaan Lokasi, Tim Kukerta UNRI Lakukan Koordinasi dengan Pemkab Inhu
Persiapan UTBK SNBT 2024, UNRI Gelar Pembekalan Bagi Pengawas Ujian
Jalin Kerja Sama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia,Ini Harapan Rektor UNRI
Pimpin Upacara Hardiknas Tahun 2024, Ini yang Disampaikan Rektor UNRI
Keren! Mahasiswa UNRI Raih Perunggu Pada Ajang ON MIPA 2024
UNRI Jalin Kerja Sama dengan SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau
Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg di Riau Aman Saat Iduladha 1445 H
Dibuka Presiden, Pj Gubri Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi dan TPID Award 2024
HUT Bhayangkara, Kombes Manang Soebekti Pimpin Bersih-bersih Tempat Ibadah