Banjir dan Tanah Longsor Landa Kabupaten Nias Barat, BPBD Lakukan Kaji Cepat

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Rabu, 19 Juni 2024 | 11:30 WIB
Kondisi banjir dan longsor di Kabupaten Nias Barat, Minggu (16/6/2024)/ dok. BPBD Kab Nias Barat
Kondisi banjir dan longsor di Kabupaten Nias Barat, Minggu (16/6/2024)/ dok. BPBD Kab Nias Barat

RIAUMAKMUR.COM - Banjir dan tanah longsor dipicu curah hujan yang tinggi di sertai angin kencang yang terus menerus mengakibatkan debit air meningkat melebihi daya tampung sungai Moro’o, di Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatera Utara pada Minggu (16/6/2024)

"Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Barat, banjir dan tanah longsor terjadi pukul 18.00 WIB. Pasca bencana menyebabkan sebanyak 1.000 Kepala Keluarga atau 4.000 jiwa terdampak. Kerugian materil 1.000 unit rumah terdampak. perkebunan, dan area persawahan mengalami kerusakan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keteranganya, Selasa (18/6/2024).

Adapun wilayah terdampak meliputi Desa Simae’asi, Iraonogambo, Sisobambowo, Sisarahili di Kecamatan mandrehe. Desa Lolohio, Iraonogeba, Ononamolo II, Lasarabagawu, dan Sisobandrao di Kecamatan Mandrehe Barat.

Baca Juga: Sapi Jantan di Pekanbaru Hamil 2 Janin, Baru Ketahuan Setelah Disembelih untuk Hewan Kurban

Kemudian, Desa Sisobambowo, Lologundre, Iraonogaila, Ono waembo, Tiga Serangkai di Kecamatan Lahomi, Desa Lahagu di Kecamatan Mandrehe Utara. Desa Ono Zalukhu You, Hilisoromi dan Lasarabahili di Kecamatan Moro’o.

Penanganan banjir dan tanah longsor BPBD Kabupaten Nias Barat melakukan kaji cepat dan melakukan perbaikan kerusakan tebing aliran sungai, jembatan dan bahu jalan. Kondisi terkini banjir berangsur surut.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika wilayah Kabupaten Nias Barat berpotensi curah hujan lebat ke depan.

Baca Juga: Bagaikan Jelmaan Dewi, Visual Kim Yoojung di Acara Ini Bikin Netizen Terpana! Disebut Aktris Muda Tercantik

Hujan lebat ini berpotensi menimbulkan dampak yang signifikan seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas sehari-hari.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat dan menghindari daerah rawan bencana selama periode tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X