LAM Riau akan Gelar Pameran Peninggalan Rasulullah SAW

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 06:30 WIB
Ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf (tengah) bersama Ketua DPH LAM Riau Datuk Taufik Ikram Jamil (kanan) saat menyampaikan 7 kebaikan LAM Riau (foto.RRI/Femmy Asti Yofani)
Ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf (tengah) bersama Ketua DPH LAM Riau Datuk Taufik Ikram Jamil (kanan) saat menyampaikan 7 kebaikan LAM Riau (foto.RRI/Femmy Asti Yofani)

RIAUMAKMUR.COM - Dalam rangka memperingati Hari Adat Sedunia, Hari Jadi Provinsi Riau dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menggelar beberapa kegiatan. 

Kegiatan yang akan dilakukan diantaranya pameran peninggalan/artefak Rasulullah SAW yang bekerjasama dengan Yayasan Istana Al-Quran Indonesia Peduli, bersama Penerbit al-Quran Maktabah Al-Fatih, dan Pelayan Rasulullah, Jakarta, didukung berbagai pihak terutama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau serta pihak lain yang tidak mengikat, pada 9-18 Agustus 2024 di Gedung LAM Riau. 

“Insha Allah kita akan mengadakan pameran peninggalan dan artefak Rasulullah, diantaranya peninggalan yang dipamerkan adalah janggut, rambut darah bekam, ekstrak keringat, serpihan sorban, tongkat, jejak telapak, dan gentong air. Akan ada juga Jajanan Makanan Melayu Riau, Syarahan Adat, Anjung Kaligrafi Armel, Gelar Buku Islam,” kata Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Taufik Ikram Jamil, Jumat (28/06/2024).

Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 05 BTH Asal Kampar, Sudah Diberangkatkan dari Asrama Haji Batam Menuju Pekanbaru

Datuk Taufik Ikram Jamil, mengatakan, bentang atau pameran benda-benda peninggalan Rasulullah SAW ini, akan didatangkan langsung dari Jakarta, dengan pengamanan cukup ketat. Karena peninggal Rasulullah SAW ini merupakan satu-satunya yang didatangkan ke Indonesia. 

“Untuk mendatangkan peninggalan Rasulullah SAW ini, LAM Riau bekerja sama dengan Yayasan Istana Al-Quran Indonesia Peduli, bersama Penerbit al-Quran Maktabah Al-Fatih, dan Pelayan Rasulullah, dari Jakarta. Kita juga meminta dari pihak kepolisian untuk ikut menjaga peninggalan Rasulullah SAW,” ujar Datuk Taufik. 

Sementara, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Datuk Seri Marjohan Yusuf, menambahkan, LAM Riau juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Presiden RI Joko Widodo, yang telah memberikan pembangunan di Provinsi Riau. Terutama dalam pembangunan titik simpul trans Sumatera, yang juga meretas infrastruktur antar daerah di Riau. 

Baca Juga: 189 Guru Honorer di Pelalawan Terima SK PPPK dari Pj Gubri SF Hariyanto

“Begitu mencoloknya pembangunan jalan tol itu, sampai-sampai Riau dijuluki anak emas Jokowi. Belum lagi kehormatannya pada kebudayaan Melayu, pengembalian aset negara dalam pengolahan ladang minyak. Ucapan terima kasih secara langsung disampaikan di istana negara selambat-lambatnya sebelum hari Adat sedunia pada tanggal 9 Agustus 2024,” ungkap Datuk Marjohan Yusuf.

Pada kesempatan tersebut, Datuk Marjohan Yusuf juga ikut mengucapkan Terimaksih kepada pemimpin Riau, diantranya mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dan Edy Natar Nasution, serta SF Hariyanto, yang pada masa kepemimpinan mereka, berbagai kebijakan Presiden Jokowi seperti jalan tol itu terwujud. 

“Belum lagi capaian pembangunan lain, misalnya di bidang kebudayaan. Contoh, pantun menjadi warisan budaya Tak Benda dunia tahun 2020, kampung Pertahanan Tuanku Tambusai Dalu-dalu menjadi CB Nasional ditetapkan bersama Dewa Ruci tahun 2023,” ungkap Datuk Marjohan Yusuf. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X