RIAUMAKMUR.COM - Marakanya judi online dan pinjaman online (pinjol) menimbulkan rasa khawatir di Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau terhadap kehidupan masyarakat Melayu.
Untuk mencegah semakin maraknya judi online dan pinjol, LAM Riau membuat warkah atau himbauan terkait judi online dan pinjol.
“Sekarang warkah itu masih disusun tim kita,” kata Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Taufik Ikram Jamil, Jumat (28/06/2024).
Baca Juga: Jajaran BKKBN Riau Bersama Mitra Ikuti Puncak Harganas
Taufik Ikram Jamil menuturkan, warkah ini dianggap perlu mengingat kasus judi online dan Pinjol sudah sangat meresahkan. Bahkan sampai menelan korban jiwa.
Alasan lain mengapa warkah ini dianggap perlu, karena judi dan pinjaman atau hal-hal yang berdekatan dengan riba, sangat bertentangan dengan ajaran Islam.
Sedangkan Riau adalah negeri yang menjunjung tinggi syara’ berlandaskan kitabullah dan sunnaturrasulullah.
Baca Juga: Menko PMK Kunjungi Stand UPPKA BKKBN Riau
“Pada prinsipnya kita semua menolak judi online dan Pinjol. Keduanya telah sangat meresahkan dan lebih banyak mudharat ketimbang manfaat,” ujar Taufik Ikram Jamil.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Datuk Seri Marjohan Yusuf menegaskan bahwa judi online dan Pinjol telah memberi dampak buruk terhadap lingkungan sosial, baik dalam skala kecil di lingkungan keluarga, maupun dalam tatanan kemasyarakatan secara luas, khususnya di Bumi Melayu Riau.
“Bahwa ini sangat meresahkan, berdampak sangat negatif bagi sosial dan tidak sesuai dengan ajaran Islam dan etika serta norma kemelayuan. Judi online dan Pinjol sangat tak cocok dengan apa yang kita percayai selama ini,” ungkap Marjohan.
Artikel Terkait
Pantarlih Lakukan Coklit Data Pemilih di Rumah Wabup
Penampilan Live Seventeen Bawakan 13 Lagu di Glastonbury Festival 2024 Buat Heboh, Netizen Korea Akui Bangga dan Terharu
Panjang Atau Pendek? Netizen Korea Perdebatkan Gaya Rambut Hanni NewJeans yang Paling Cocok
Libatkan 17 Negara, Pemprov Riau Ramah Tamah dengan Peserta Pelatihan Komoditas berkelanjutan
Gara-Gara Ini, Netizen Korea Sebut Boy Grup MIRAE Akan Disband! Ada Apa?
Tak Secerah Judulnya, Lin Yi dan Shen Yue Justru Hadirkan Vibes Mencekam di Drama Romansa Smile Code
Hanya Butuh Waktu Dua Tahun, NewJeans Jadi Girl Grup KPop Pertama yang Sukses Penuhi Tokyo Dome Dengan Fanmeeting
Seventeen Cetak Sejarah, K-Pop Pertama di Glastonbury Festival
Jajaran BKKBN Riau Bersama Mitra Ikuti Puncak Harganas
Menko PMK Kunjungi Stand UPPKA BKKBN Riau