Fokus Pemberantasan Narkotika, BNNK Jayapura Tetapkan Dua Kampung sebagai Desa Bersinar

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Minggu, 30 Juni 2024 | 12:07 WIB
Peluncuran Dua 2 Kampung Bersinar Pada Peringati HANI 2024, ditandai dengan pelepasan balon, di halaman kantor BNNK Jayapura, Rabu 26/06/2024.
Peluncuran Dua 2 Kampung Bersinar Pada Peringati HANI 2024, ditandai dengan pelepasan balon, di halaman kantor BNNK Jayapura, Rabu 26/06/2024.

RIAUMAKMUR.COM - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Jayapura menyasar beberapa kampung (desa) jadi Kampung Bersinar (Kampung Bebas Narkoba). Hal ini sampaikan Ketua BNNK Jayapura Arianto pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2024 di halaman kantor BBNK Jayapura pada Rabu 26 Juni 2024.

“Kami mengharapkan sinergi Pemkab Jayapura dan stakeholder sehingga pembangunan Kampung Bersinar bisa jadi benteng terdepan pencegahan narkoba,” ucapnya.

Arianto menambahkan, BNNK terus mengupayakan Kampung Bersinar dapat menyasar ke seluruh kampung. Untuk itu, ia meminta dukungan sekolah, keluarga, organisasi masyarakat, dan media dalam hal sosialisasi pencegahan narkoba. “Kami mengajak semua masyarakat bergerak dan bersama melawan narkoba,” tekannya.

Baca Juga: Pj Wali Kota Jambi Raih iBangga Award

Seperti Kampung Dobonsolo dan Dosay yang ditetapkan sebagai Desa Bersinar 2024. Hal itu tertuang dalam SK yang diserahkan Kepala BNNK Jayapura Arianto kepada dua perwakilan desa pada saat apel peringatan HANI 2024.

“Program Desa Bersinar itu program Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas) yang diturunkan ke setiap daerah dengan jumlahnya berbeda-beda," jelasnya.

Untuk menetapkan keduanya menjadi Desa Bersinar 2024 menurut Arianto, lebih dulu dianalisis beberapa hal terkait program dan pencapaian kegiatan tahun lalu kemudian diajukan ke pusat. Setelah suratnya turun lalu diajukan ke Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk dikeluarkan SK Bupati Jayapura bagi Desa Dobonsolo dan Dosay.

Baca Juga: Pansus I DPRD Provinsi Gorontalo Lakukan Kunker ke Kementerian Perdagangan

Kegiatannya dijelaskannya, berupa pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi maupun pemberantasan juga melibatkan kolaborasi dengan masyarakat yang didalamnya ada kegiatan ketahanan remaja. Misalnya seperti di sekolah-sekolah melatih bagaimana remaja-remaja tangguh harus memiliki ketahanan dan keberanian diri untuk menolak narkotika. Sementara di lingkup keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak mendapatkan pelatihan ketahanan keluarga.

“Harus menjadi perhatian, keluarga sangat penting untuk dijaga agar tidak sampai jebol. BNNK Jayapura fokus pemberantasan, pencegahan hingga pemberdayaan, bukan berarti tempat lain tidak diperhatikan tetapi fokusnya terhadap dua desa bersinar tersebut, agar penyalahgunaan narkotika bisa tuntas,” pungkas Ketua BNNK Jayapura Arianto. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X