RIAUMAKMUR.COM - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Abdul Malik persiapan penanganan evakuasi dampak bencana meletusnya Gunung Marapi sangat penting dilakukan.
Mengingat, potensi terjadinya bencana alam yang tidak diinginkan di Kabupaten Agam, khususnya di sekitar Gunung Marapi.
“Perlu dibuat rencana yang matang untuk menghadapi kemungkinan terburuk di Gunung Marapi. Dengan rencana ini, kita akan memiliki strategi untuk mengevakuasi warga dalam golden time, sehingga dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa,” ujar Abdul Malik saat menggelar rapat penyusunan rancangan kontingensi untuk penanganan evakuasi korban dari Gunung Marapi, di Aula Kantor Bupati Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (2/7/2024).
Malik menambahkan, rancangan ini bukan hanya sebuah rencana di atas kertas, tetapi harus dapat diimplementasikan sebagai operasi nyata dalam situasi bencana.
“Rencana kontingensi ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan mengintegrasikan berbagai standar operasi dari berbagai pihak terkait, memastikan koordinasi yang efektif dalam upaya penyelamatan dan evakuasi,” katanya.
Pihaknya berharap, dengan persiapan yang matang, dampak dari potensi bencana alam di Gunung Marapi dapat diminimalisir.
Baca Juga: 16 Negara Mengikuti kegiatan Sail To Indonesia Rally 2024
Sementara itu, Kalaksa BPBD Agam Budi Prawira Negara mengungkapkan, bahwa Kabupaten Agam saat ini berada di peringkat 20 nasional sebagai daerah dengan risiko tinggi terhadap bencana.
“Oleh karena itu, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan memiliki Protap dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.
Budi juga menekankan pentingnya penyusunan dokumen Rencana Kontingensi yang memiliki peran strategis dalam memastikan satu visi dan pemahaman yang seragam dalam penanganan bencana.
“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kesiapsiagaan dan respons kita terhadap potensi bencana di wilayah ini,” tambahnya.
Ditambahkan, rencana kontingensi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan mitigasi bencana yang terus ditingkatkan oleh pemerintah guna melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalisir kerugian akibat bencana alam.
Artikel Terkait
Tim Surveilan Kemenkes Lakukan Assesment Malaria di Singkil
Kapolres Singkil Bersama Warga Lesehan Makan Nasi Tumpeng
Jadwal Konser Denny Caknan Juli 2024, Kotamu Ada Nggak Bulan Ini?
Pj Sekda Banda Aceh Terima Kunjungan Kerja Wakil Bupati Kendal
Pj Gubernur Gorontalo Minta ASN Netral di Pilkada 2024
Disdukcapil Banda Aceh Terus Laksanakan Jebol Perekaman KTP bagi Warga Prioritas
16 Negara Mengikuti kegiatan Sail To Indonesia Rally 2024
Karirnya Makin Bersinar Meski Sempat Diterpa Badai, NewJeans Kini Didapuk Jadi Wajah Baru Pariwisata Korea
Penampilan Jennie BLACKPINK Dengan Outfit Serba Hitam di Event Chanel Ini Curi Perhatian, Perpaduan Antara Swag dan Menggemaskan
Dari Story of Kunning Palace Hingga The Princess Royal, Akting Zhang Linghe Picu Perdebatan Netizen! Adakah Peningkatan?