RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah secara resmi telah menaikkan harga eceran tertinggi atau HET komoditi minyak goreng merek Minyakita, menjadi Rp15.700/liter, atau naik sebesar Rp1.700/liter dari sebelumnya hanya Rp14.000/liter.
Dalam ketentuan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), HET ini efektif berlaku Senin, 22 Juli 2024.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau belum menerima salinan dari kenaikan HET Minyakita, namun menurutnya, biasanya kebijakan seperti ini akan berlaku serentak secara nasional.
Baca Juga: Dorong Kemajuan Pendidikan, Anggota DPD RI Kunjungi UIN
"Dengan demikian, kenaikan HET Minyakita di Riau juga akan berlalu pada Senin, 22 Juli 2024 besok. Salinannya, kami masih menunggu. Tapi biasanya itu berlaku seluruh Indonesia,” ujar Tetty, Sabtu (20/07/2024).
Tetty menjelaskan, penyebab utama kenaikan harga minyak goreng Minyakita karena ketersediaan stok yang langka di pasaran.
Suplai dan deman yang tak imbang menjadi penyebab utama terjadinya gejolak pasar pada kenaikan harga Minyakita.
Baca Juga: Tingkatkan Standar Pendidikan UIN Lampung Gandeng AMINEF USA
“Kami akan terus pantau di pasar, dan tetap mengawasi dan berkoordinasi dengan distributor terkait ketersediaan minyak goreng (khususnya mereka Minyakita),” kata Tetty.
Artikel Terkait
Polres Lampung Timur Serap Aspirasi Desa Tulus Rejo
Polda Lampung Serukan Pencegahan dan Penanggulangan KDRT
Tingkatkan Standar Pendidikan UIN Lampung Gandeng AMINEF USA
Dorong Kemajuan Pendidikan, Anggota DPD RI Kunjungi UIN
Forkombi Bentengi Mahasiswa dari Hoaks di Medsos
Lirik Lagu Nama Itu Ku Panggil Kamu, Mantan - Repvblik
Hari ke-6 OPS 2024, Personel Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Keselamatan
Dukung Infrastruktur Telekomunikasi, Sekda Raja Ampat Tandatangani Dokumen Pinjam Pakai Lahan
Lepas Musabaqah Pawai Muharam 1446 Hijriah, Ini Harapan Pj Gubernur Aceh
Lirik Lagu Angin Membawa Rinduku Padamu, Angin Rindu - Rony Parulian