RIAUMAKMUR.COM - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cimahi menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik yang inklusif, termasuk untuk teman tuli, melalui program Bahasa Isyarat bertajuk "Cimahi Berbisya."
Program inovatif ini diluncurkan sejak November 2023 oleh pegawai Dinsos Kota Cimahi, dan hingga Juli 2024 telah berhasil menyelesaikan empat angkatan pelatihan.
"Inovasi ini dirancang untuk dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan menggunakan metode belajar di kelas bersama pengajar dari Pusbisindo Jawa Barat serta praktek langsung bersama komunitas tuli dari Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) Kota Cimahi," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, Ahmad Saefullah, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/8/2024).
Baca Juga: Deklarasi Netralitas ASN Bandung Barat di Pilkada 2024
Ahmad menjelaskan bahwa pengembangan program ini melibatkan beberapa strategi utama, antara lain:Pelatihan Bertahap: Pelatihan Bahasa Isyarat dilaksanakan secara bertahap di berbagai sektor pelayanan publik, termasuk kantor pemerintah, pusat layanan kesehatan, dan fasilitas umum lainnya.
"Kemudian Kolaborasi dengan Ahli: Program ini melibatkan guru berpengalaman dari PUSBISINDO untuk memberikan pembelajaran mendalam tentang BISINDO," ucapnya.
Terakhir Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan: Pemerintah Kota Cimahi akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar program ini memberikan manfaat yang lebih luas dan efektif.
Baca Juga: RI Fokus Bantu Wujudkan Gencatan Senjata di Palestina
Ahmad menambahkan bahwa program "Cimahi Berbisya" mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hingga saat ini, 60 petugas pelayanan publik telah dilatih dan memperoleh Sertifikat Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) Level 1.
"Petugas pelayanan dari Kelurahan, Puskesmas, DPMPTSP, Disdik, Disdukcapil, Bappenda, Dinkes, dan Dinsos telah mendapatkan sertifikat Bisindo Level 1," jelasnya.
Ahmad berharap inisiatif ini dapat menginspirasi kota-kota lain untuk menciptakan layanan publik yang lebih inklusif dan responsif, sesuai dengan amanat Pancasila, Sila kedua “Kemanusian yang Adil dan Beradab” serta Sila kelima “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”.
Baca Juga: BRIN Buka InaRi Expo 2024: Wadah Interaksi Periset dan Masyarakat
"Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan program ini agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Cimahi," tambahnya.
Program 'Cimahi Berbisya' bukan hanya sebuah pelatihan, tetapi juga gerakan menuju pelayanan publik yang lebih baik, inklusif, dan responsif.
Artikel Terkait
Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-79 dan Jaga Kebugaran, Pemprov Jatim Gelar POR ASN 2024
"Go International", Sekolah di Singkawang Ikuti Program Pertukaran Guru Indonesia-Australia
Guru Seni dan Olahraga Australia Kagumi Singkawang
Bapanas dan BULOG Kerja Sama untuk Jamin Stabilitas Harga Beras di 2024
Tingkatkan Kesehatan Santri, 2024 PUPR Bangun Infrastruktur 1.279 Unit Sanitasi Ponpes
Menaker Ida Fauziyah Lantik Enam Pejabat Tinggi Pratama Kemnaker
Pertamina Paparkan Strategi Hadapi Trilema Energi
BRIN Buka InaRi Expo 2024: Wadah Interaksi Periset dan Masyarakat
RI Fokus Bantu Wujudkan Gencatan Senjata di Palestina
Deklarasi Netralitas ASN Bandung Barat di Pilkada 2024