RIAUMAKMUR.COM - Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Puspa Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan Literasi dan Intervensi Bersama (Libas) Cegah Stunting di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Senin (12/8/2024)
Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua kecamatan yang memiliki tingkat kasus stunting balita yang cukup tinggi di Kabupaten Pulang Pisau yaitu Kecamatan Kahayan Hilir sebanyak 258 orang dan Kecamatan Jabiren Raya sebanyak 164 orang.
“Dimana untuk ke dua kecamatan ini di wilayah Kabupaten Pulang Pisau memiliki data tertinggi kasus stunting anak balita dari kecamatan-kecamatan lainnya,”kata Plt. Kadis Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluaraga Berencana (P3AP2KB) Pulang Pisau Deny Widanarni.
Baca Juga: BI Riau Targetkan 255 Ribu Pengguna Baru dan 25 Juta Transaksi di Pekan QRIS Nasional 2024
Program kegiatan Puspa ini di antaranya kegiatan sosialisasi dan juga melaksanakan pemberian bantuan berupa sembako seperti beras, minyak goreng, telor bebek, gula yang diperuntukan bagi anak balita yang mengalami kasus stunting
Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani yang juga selaku Ketua Forum Puspa Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan kegiatan tersebut salah satu upaya pemerintah daerah menurunkan angka stunting dengan memberikan makanan tambahan
“Semoga dengan diberikan Makanan Tambahan ini semakin berkontribusi positif untuk menurunkan stunting di Kecamatan Kahayan Hilir dan Kecamatan Jabiren Raya,”ujarnya.
Baca Juga: Banda Aceh Fun Bike: Ajang Olahraga dan Wisata Menjelang PON XXI 2024
Pj Bupati Pulang Pisau menambahkan Percepatan Penurunan Stunting memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, berkolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program hingga ke tingkat kecamatan/kelurahan/desa untuk menurunkan stunting.
“Masa depan kita tergantung dari aksi dan langkah kolaboratif yang kita lakukan sekarang. Anak-anak bangsa adalah bagian dari masa kini dan masa depan. Sekarang kita rawat mereka, kelak mereka yang akan merawat bangsa,”tambahnya.
Artikel Terkait
Dua Kecamatan di Aceh Selatan Dilanda Banjir
Pedagang melayani pembeli sayuran di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (1/8/2024). BPS mencatat inflasi Indonesia pada Juli 2024 mencapai 2,13 pers
Skema 'Kantor Berbagi' dan Smart Office Dukung Fleksibilitas Kerja ASN di IKN
Cegah Penyalahgunaan, Pemkab Batang-Ombudsman RI Sosialisasikan Pengelolaan Dana Desa
Anggota Terakhir FIFTY FIFTY Akhirnya Terungkap, Nama Unik dan Wajah Cantiknya Kejutkan Netizen
NMIXX Eksplor Genre Musik Baru di Lagu SICKUHH, Skill Rap Haewon dan Jiwoo Banjir Pujian
Pj Wali Kota Malang Dukung Pelestarian Seni Tradisi di Kampung Bioro
Wagub Jambi Soroti Ekosistem Lengkap dan Implementasi Program BioCF-ISFL
Banda Aceh Fun Bike: Ajang Olahraga dan Wisata Menjelang PON XXI 2024
BI Riau Targetkan 255 Ribu Pengguna Baru dan 25 Juta Transaksi di Pekan QRIS Nasional 2024