Penuhi Kebutuhan Konsumen, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Melon di Solo Raya

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Minggu, 8 September 2024 | 18:00 WIB
Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati saat bersama dengan pemilik pangkalan daerah Mojosongo Mugiyono di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Humas Pertamina.
Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati saat bersama dengan pemilik pangkalan daerah Mojosongo Mugiyono di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Humas Pertamina.

RIAUMAKMUR.COM - PT Pertamina menambah jumlah penyaluran elpiji melon untuk kawasan Solo Raya menyusul isu kelangkaan yang terjadi pada beberapa waktu terakhir.

Hal tersebut disampaikan Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) PT Pertamina Patra Niaga, Aribawa melalui keterangan resmi, Sabtu (7/9/2024).

Aribawa mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan konsumen, pihaknya melakukan penambahan lebih dari 300.000 tabung elpiji 3 kg di Solo Raya.

Baca Juga: KPU Minta Peserta Pilkada Lucuti Alat Peraga Sosialisasi

Wilayah di Solo Raya ini, yakni Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.

"Penambahan kami lakukan sejak awal September. Tujuannya untuk memastikan kestabilan kebutuhan energi masyarakat, termasuk usaha mikro dan sektor pertanian," katanya.

Aribawa mengatakan, pada Agustus 2024 dilakukan penambahan penyaluran elpiji sejumlah 123.000 tabung atau 42 persen lebih banyak dibandingkan rata-rata penyaluran harian sebanyak 292.000 tabung.

Baca Juga: Lirik Lagu OTW Melupakannya Hapus Kontak, Move On - NDX AKA

"Ini juga untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan para petani untuk pengairan di musim kemarau," katanya.

Sementara itu, ia mengimbau ke masyarakat untuk tidak khawatir terkait dengan isu kelangkaan. Ia juga meminta masyarakat untuk membeli secara wajar.

"Tidak perlu panik dalam membeli elpiji 3 kg. Silahkan membeli secara wajar dan sesuai kebutuhan," katanya.

Baca Juga: Kelola Transportasi dengan Baik, Pemprov Riau Terima Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2024

Aribawa juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, usaha mikro, petani sasaran atau petani kecil, dan nelayan sasaran yakni nelayan kecil.

"Elpiji 3 kg ini bukan untuk hotel, restoran, binatu, usaha las, usaha batik, peternak, dan petani nonsasaran," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X