RIAUMAKMUR.COM - Jawa Barat sukses meraih medali emas pada cabang olahraga (cabor) sepak bola putri Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut XXI 2024. Di partai puncak yang digelar di stadion Mini Pancing, Deli Serdang, Sabtu (14/9/2024) ini, Jabar mampu mengkandaskan perlawanan DKI Jakarta dengan skor akhir 3-0.
Dalam laga tersebut Rosdilah Siti menyumbangkan dua gol di menit ke-39 dan 50. Sementara gol tambahan diciptakan Helsya Maeisyaroh melalui titik putih di menit ke-82.
Pelatih Jawa Barat, Fauzi Bramantio bersyukur meraih medali emas setelah gagal di PON 2020 lalu. Dikatakan Fauzi, anak asuhnya layak juara karena tampil dominan di laga tersebut. Termasuk bisa meladeni permainan total football dari DKI Jakarta.
Baca Juga: Bunda PAUD HSU : Momentum HUT HIMPAUDI untuk Meningkatkan Potensi Para Pendidik
“Sebenarnya kita main terbuka dari awal dan normal. Pemain yang saya ganti itu karena underperfom. Dan ternyata di babak kedua kita juga tampil lebih baik lagi,” ucapnya setelah pertandingan.
Sementara pemain Jabar, Agnes Sintauli Hutafea mengaku ketenangan dan kesabaran menjadi kunci kemenangan timnya di laga tersebut.
“Kemenangan ini bukan hasil Cuma-Cuma atau karena keberuntungan. Ini itu buah dari kesabaran kita. Di final ini kita lebih sabar dan tenang. Pada match ini siapa yang sabar, itu yang akan menang,” katanya.
Baca Juga: Buka Festival Induk Olahraga, Bupati Indramayu Dorong Pengembangan Olahraga di Masyarakat
Sedangkan pelatih DKI Jakarta Aji Riduan mengucapkan selamat kepada tim Jawa Barat yang bermain bagus selama pertandingan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemain yang sudah berusaha mendapatkan emas, tapi hasilnya seperti yang kita ketahui bersama. Ktia tahu 3 pemain depan dia cepat. Makanya, di babak pertama kami menunggu mereka. Lalu kita counter attack, namun sayang peluang tidak bisa dikonversi menjadi gol,” ujarnya.
Sedangkan pemain DKI Jakarta, Sabreena mengaku laga yang seimbang. Meski gagal mewujudkan medali emas, namun ada pelajaran penting yang diraih ia dan rekannya pada ajang PON kali ini.
Baca Juga: Peduli Budaya Daerah, Bupati Nina Agustina Hadiri Adat Unjungan Desa Jatisawit
“Terima kasih kepada semua pelatih dan pemain juga. Kita sudah berusaha untuk dapat emas. Tapi, kalau sudah rencana Tuhan, kalau belum rejeki kita ya yang penting sudah berjuang,” katanya.
Dengan hasil ini, DKI Jakarta harus puas meraih perak. Sedangkan medali perunggu direbut Papua Pegunungan setelah menang 1-0 lawan Bangka Belitung.
Artikel Terkait
Women Support Women Penenun Ulos di Hari Pelanggan Nasional
Personel Polres Langkat Jalani Tes Psikologi
Sumbang Emas Ketiga Biliar, Sumut Optimis Juara Umum
PT KPI Kilang Dumai Kenalkan Tanda Tangan Digital dan Materai Elektronik untuk Digitalisasi Pengadaan di Vendor Day 2024
Kafilah Sumbar Berjuang di Final MTQN XXX, Kemenag: Mohon Dukungan dan Doa
MTQN XXX, Pj Wako Temui Enam Kafilah Kota Padang Beri Semangat sekaligus Hadiah Uang
Pemkab Blora Berhasil Bangun Jalan Senilai Rp1,2 Triliun dalam 3,5 Tahun
Peduli Budaya Daerah, Bupati Nina Agustina Hadiri Adat Unjungan Desa Jatisawit
Buka Festival Induk Olahraga, Bupati Indramayu Dorong Pengembangan Olahraga di Masyarakat
Bunda PAUD HSU : Momentum HUT HIMPAUDI untuk Meningkatkan Potensi Para Pendidik