Penjabat Bupati Jayapura Imbau TPID Lakukan Sidak

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 17 September 2024 | 09:00 WIB
Petugas melayani warga yang membeli telur saat pasar murah di Kampung Yoka, Kota Jayapura, Papua, Kamis (13/09/2024). Pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Jayapura dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) itu untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, pengendalian inflasi serta sebaga
Petugas melayani warga yang membeli telur saat pasar murah di Kampung Yoka, Kota Jayapura, Papua, Kamis (13/09/2024). Pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Jayapura dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) itu untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, pengendalian inflasi serta sebaga

RIAUMAKMUR.COM - Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, mengimbau tim pengendalian inflasi daerah (TPID) setempat untuk rajin melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna mengendalikan inflasi.

Hal tersebut disampaikan Semuel, melalui keterangan resmi, seperti dilansir ANTARA, Senin (16/9/2024).

“Kami dapat informasi harga bahan pokok (bapok) di pasar sental turun dan ini terus dipertahankan, kalau perlu rajin-rajin turun untuk mengecek secara langsung sehingga tidak ada pedagang yang bermain harga,” kata Semuel.

 Baca Juga: Malam Pisah Sambut Pj Bupati PPU Bersama Semua Pelaku UMKM

Menurut Semuel, harga bahan pokok (bapok) bapok tidak boleh tinggi, karena berdampak kepada daya beli masyarakat yang menurun serta nilai inflasi daerah meningkat.

“Masyarakat kita tidak boleh sampai kesulitan memperoleh bapok seperti beras, gula, kopi, minyak goreng, maka wajib ada intervensi pemerintah dalam mengendalikan harga barang tersebut,” ujarnya.

Semuel mengatakan, sesuai informasi dari TPID telah ada pasar murah yang digelar di beberapa titik guna memberikan kemudahan bagi masyarakat memperoleh bapok.

Baca Juga: Sebanyak 10.000 Jemaah Ditargetkan Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi di Masjid Agung Batam

“Kami harap pasar murah itu setidaknya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-sehari dengan harga di bawah harga pasaran,” katanya.

Dia menambahkan, harga beras di pasaran khususnya beras medium berkisar Rp15.000/kilogram, dan beras premium Rp17.500/kilogram.

“Harga beras ini relatif cukup tinggi tetapi kami percaya untuk bapok seperti beras untuk masyarakat Kabupaten Jayapura bisa dipenuhi melalui sagu, umbi-umbian dan jagung,” ujarnya.

Baca Juga: Tim Arung Jeram Putri Sumbar Raih Perunggu di PON XXI, Ungguli DKI Jakarta

Dia mengharapkan, warga di 139 kampung dan lima kelurahan untuk menjaga ketersediaan makanan lokal seperti sagu, umbi-umbian dan jagung sehingga kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X