Pemerintah Pastikan Semua Anak Usia 0-7 Tahun di 33 Provinsi Dapat Imunisasi Polio 2 Dosis

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Minggu, 22 September 2024 | 10:30 WIB
Balita sedang menerima imunisasi polio tetes/Foto: Kemenkes
Balita sedang menerima imunisasi polio tetes/Foto: Kemenkes

RIAUMAKMUR.COM - Penyakit polio dapat menyebabkan dampak serius pada kesehatan, salah satunya kelumpuhan permanen. Namun, penyakit ini dapat dicegah melalui imunisasi polio lengkap.

Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes Prima Yosephine mengatakan pemberian imunisasi tambahan pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio secara serentak dan massal sangat penting untuk memutus rantai penularan virus dan menghentikan KLB.

Sasaran PIN Polio adalah anak usia 0-7 tahun dan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Vaksin yang diberikan adalah vaksin polio tetes.

Baca Juga: Jadwal Konser NDX AKA Hingga Akhir September 2024, Ada di Kotamu?

“Per tanggal 15 September 2024 hanya 3 provinsi, yaitu Banten, Jakarta, dan Sumatera Selatan yang sudah mencapai cakupan ≥95 persen untuk dosis 1 dan 2,” kata Prima seperti yang dikutip InfoPublik Sabtu (21/9/2024).

Selain itu, ada dua provinsi yaitu Gorontalo dan Sulawesi Selatan, yang telah mencapai target cakupan dosis 1 ≥95 persen. Sementara cakupan dosis dua belum mencapai target.

Dibutuhkan akselerasi, kecepatan, dan semangat lebih untuk mencapai target PIN Polio secara keseluruhan. Karena itu, pelaksanaan PIN Polio dosis 1 dan 2 di 33 provinsi diperpanjang hingga 23 September 2024.

Baca Juga: PKRS, Pengawas Disdik : Cegah Praktek Kekerasan Seksual

“Puskesmas harus melakukan pemetaan desa/kelurahan yang belum mencapai target dan menyusun strategi untuk pencapaian target,” kata Prima.

Ia juga meminta petugas puskesmas melakukan sweeping dan mengoptimalkan supervisi untuk memastikan setiap anak mendapatkan dua dosis imunisasi polio tambahan.

“Apresiasi bagi seluruh jajaran dinas kesehatan provinsi, dinas kesehatan kabupaten/kota, dan Puskesmas yang telah bekerja keras dalam melaksanakan PIN Polio putaran 1 dan 2,” kata Prima.

Baca Juga: Pelatihan PKRS Cetak Generasi Sehat Dan Bermartabat

Imunisasi polio yang termasuk dalam program nasional terdiri dari dua jenis vaksin, yaitu vaksin polio tetes atau Oral Polio Vaccine (OPV) yang diberikan dalam empat dosis, dan vaksin polio suntik atau Inactivated Polio Vaccine (IPV) yang diberikan dalam dua dosis. Keduanya aman dan memberikan kekebalan optimal.

Hingga saat ini, kasus polio masih dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Aceh (Pidie, Aceh Utara, Bireuen), Purwakarta, Klaten, Sampang, Pamekasan, Pandeglang, Mimika, Nduga, dan Asmat.

Baca Juga: Festival Iconic 2024 Hadirkan Ratusan Inovasi Pengolahan Sampah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X