Badan Bahasa Bersama Komisi X DPR Gelar Diseminasi KBBI

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Minggu, 22 September 2024 | 12:50 WIB
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo Ahmad Nawari (tengah) saat memaparkan materi pada kegiatan diseminasi KBBI. (Foto: Rosyid Azhar)
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo Ahmad Nawari (tengah) saat memaparkan materi pada kegiatan diseminasi KBBI. (Foto: Rosyid Azhar)

RIAUMAKMUR.COM - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi melaksanakan diseminasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dalam rangka Kemitraan dengan Komisi X DPR. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo Ahmad Nawari dann Nurul Syamsu Panna selaku tenaga ahli Komisi X.

Dalam kata sambutannya, Ahmad Nawari mengapresiasi kolaborasi ini sebagai upaya untuk menyosialisasikan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai rujukan utama bahasa sehari-hari. "KBBI diharapkan menjadi rujukan masyarakat dalam berbahasa formal maupun nonformal," tuturnya, Sabtu (21/9/2024).

Ahmad Nawari menjelaskan bahwa KBBI adalah produk kantor Badan Bahasa, yang juga menjadi marwah bangsa. Ia juga mengungkapkan di instansinya ada tujuh kelompok kepakaran dan layanan profesional (KKLP), yaitu KKLP Perkamusan dan Peristilahan, Pembinaan dan Bahasa Hukum, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), Literasi, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Penerjemahan, serta Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra. 

Baca Juga: Terapkan Standar Industri Hijau, Menperin Serahkan Penghargaan untuk SGM

Menurutnya penerapan bahasa yang baik dan benar adalah menggunakan Bahasa Indonesia sesuai dengan konteks dan situasi. Di depan 100 peserta diseminasi, Ahmad Nawari juga membeberkan tiga program prioritas Badan Bahasa, yaitu Literasi Kebahasaan dan Kesastraan, Pelindungan Bahasa dan Sastra, serta Internasionalisasi Bahasa Indonesia.

"Kami juga memberdayakan komunitas literasi, agar masyarakat gemar membaca melalui taman bacaan masyarakat," ujar Ahmad Nawari.

Dalam pertemuan ini, Ahmad Nawari juga mengajak para peserta untuk melestarikan bahasa dan sastra Gorontalo yang memgalami kemunduran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X