KLB Malaria Ancam Inhil, Dinkes Riau Turun Tangan Setelah Temuan 22 Kasus

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Senin, 30 September 2024 | 18:32 WIB
Ilustrasi nyamuk Anopheles Malaria (Foto: Pixabay/MikuAalto)
Ilustrasi nyamuk Anopheles Malaria (Foto: Pixabay/MikuAalto)

RIAUMAKMUR.COM - Setelah ditemukan 22 kasus malaria di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dinas Kesehatan Provinsi Riau segera bertindak dengan mengirimkan tim untuk berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat.

Penanggung jawab malaria, Musfardi Rustam, menyatakan bahwa situasi ini telah dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Tim kami sudah melakukan pemeriksaan di lokasi, dan berdasarkan hasil tersebut, kasus ini telah masuk dalam kategori KLB," ungkap Musfardi.

Baca Juga: Kabupaten Mimika Lakukan Percepatan Eliminasi Malaria

Pihaknya juga telah memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Inhil agar dapat dijadikan dasar bagi Bupati untuk menetapkan status KLB malaria di wilayah tersebut.

"Kami telah menyerahkan rekomendasi kepada Pemkab Inhil untuk penetapan status KLB berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan," jelasnya.

Selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Ahad, tim dari Dinas Kesehatan Riau bersama bidan dan kader malaria setempat, melakukan survei darah massal di tiga desa guna memantau perkembangan kasus malaria.

Baca Juga: Mengatasi Sarang Nyamuk di Toren Air dengan Mudah, Tips Membersihkan yang Efektif!

Langkah ini dilakukan sebagai upaya respons cepat dan bagian dari survei epidemiologi di daerah terdampak.

"Pengambilan darah dilakukan sebagai rapid assessment untuk mengetahui penyebaran lebih lanjut," tutup Musfardi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X