Operasi Terpadu Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Akan Digelar di Teluk Tomini

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Senin, 14 Oktober 2024 | 09:00 WIB
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo akan menggelar Operasi Terpadu Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Teluk Tomini. (Foto: istimewa)
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo akan menggelar Operasi Terpadu Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Teluk Tomini. (Foto: istimewa)

RIAUMAKMUR.COM – Setelah sukses menggelar operasi terpadu pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di perairan utara Provinsi Gorontalo, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo akan menggelar kegiatan serupa di Teluk Tomini.

Fachria Djafar selaku Kepala Seksi Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, dalam siaran persnya, Minggu (13/10/2024), mengatakan bahwa operasi terpadu ini merupakan monitoring kawasan perairan laut serta kampanye penyadaran Masyarakat.

Operasi terpadu ini melibatkan Pangkalan TNI Angkatan Laut Gorontalo, kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas), tim DKP Provinsi dan USAID Ber-IKAN. “Rencananya, dua pekan lagi kami jadwalkan operasi terpadu di perairan Teluk Tomini,” kata Fachria Djafar.

Baca Juga: Dispar Kalsel Apresiasi Baayun Maulid Di TMII Jakarta

Fachria Djafar mengungkapkan operasi terpadu di Laut Sulawesi yang berlangsung selama dua hari pada hari Kamis-Jumat (10-11/10/2024). Ia juga menjelaskan pada operasi terpadu di Laut Sulawesi ini, tim dibagi atas dua kelompok dengan nama Cikalang 1 dan Cikalang 2.

Nama Cikalang diambil dari nama burung laut yang kecil dan gesit, yang sering mengikuti kapal nelayan bila menangkap ikan. Tim Cikalang 1 melakukan operasi ke arah Barat di wilayah sekitar Pulau Popaya, Mas, Raja, Monano dan sekitarnya. Sementara Tim Cikalang 2 melakukan operasi ke arah Timur di sekitar perairan Moluo, Ponelo, Molantadu, dan sekitarnya.

“Selain melakukan patroli, tim operasi terpadu juga melakukan kegiatan penyadaran masyarakat. Kedua tim menemui nelayan yang sedang menangkap ikan serta bertemu langsung dengan masyarakat, aparat desa/kelurahan dan camat,” ujar Fachria Djafar. 

Baca Juga: BNPB RI Serahkan Bantuan Operasional Rp200 Juta untuk Penanganan Banjir Bandang di Aceh Tengah

Tim Cikalang 1 melakukan pertemuan dengan masyarakat di Desa Monano dan Camat Monano, sedangkan Tim Cikalang 2 dengan melakukan pertemuan dengan lurah dan masyarakat Ponelo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X