Dibantu Keluarga, Tim SAR Gabungan Cari Anak 1,5 Tahun Hilang di Sungai Ara, Pelalawan

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Minggu, 20 Oktober 2024 | 19:03 WIB
Tim SAR Gabungan Cari Anak 1,5 Tahun Hilang di Sungai Ara, Pelalawan
Tim SAR Gabungan Cari Anak 1,5 Tahun Hilang di Sungai Ara, Pelalawan

RIAUMAKMUR.COM - Pihak keluarga bersama Tim SAR gabungan dan instansi terkait mencari keberadaan Arik Shadad anak 1,5 tahun yang diduga terjatuh ke dalam parit Sungai Ara, Pelalawan, sejak Minggu (20/10) dinihari.

Menurut laporan orang tuanya, sebelum dilaporkan hilang. Korban sempat bermain disekitar parit dekat rumahnya, Sabtu (19/10) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, SSos, mengatakan, ayah korban sempat mencari anaknya di sekitar lokasi bermain, namun tidak menemukan jejaknya. 

Baca Juga: Terobos Hutan Belantara TNI-Polri Sampaikan Pesan Pilkada Damai ke Pelosok Desa

Setelah tidak ada hasil, pihak keluarga segera melapor kepada Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas setempat, yang dilanjutkan menghubungi Kantor SAR Pekanbaru.

Tim SAR Pekanbaru langsung diterjunkan setelah menerima laporan dari Kepala Desa Sungai Ara, Haryono, sekitar pukul 20.55 WIB. 

Setibanya di lokasi sekitar pukul 2.50 WIB operasi pencarian dimulai usai berkoordinasi dengan keluarga korban dan unsur-unsur lain yang terlibat dalam pencarian.

Baca Juga: Mulai Dari Make Up Hingga Stage Presence, Penampilan Jennie BLACKPINK Saat Bawakan Mantra di Music Show Banjir Pujian

Minggu pagi, pukul 07.00 WIB ini, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan menggunakan Aqua Eye dan perahu karet, menyisir hilir sungai sejauh 1,6 mil laut menggunakan pola Parallel Track Spacing.

"Upaya pencarian terus dilakukan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Tim SAR melibatkan enam rescuer, BPBD Pelalawan, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan masyarakat yang ikut membantu pencarian," jelas Budi, Minggu (20/10).

Untuk mengoptimalkan pencarian tim SAR gabungan menggunakan perlengkapan seperti perahu karet, alat navigasi, komunikasi, peralatan selam, serta Aqua Eye, alat deteksi bawah air. 

“Pihak keluarga korban dan masyarakat setempat yang ikut melakukan pencarian berharap agar Arik Shadad segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tambah Budi. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X