RIAUMAKMUR.COM - Aktris Senior Indonesia, Nungki Kusumastuti, menyebut pentingnya membahas isu kebudayaan di Indonesia dengan pendekatan sederhana. Sehingga, isu penting yang disampaikan oleh penyaji pidato bisa diterima baik oleh masyarakat.
Menurut Nungki, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) telah memilih orang yang tepat dalam memahami isu kebudayaan di masyarakat. Misalnya saja, Garin Nugroho selaku sineas Indonesia, yang berkesempatan menjadi penyaji Pidato Kebudayaan tahun ini.
"Apapun isu diangkat selalu menjadi penting dan menarik, apalagi yang diangkat adalah tema-tema yang populer. Dan juga pendekatan sederhana, sehingga masyarakat tidak bersusah-payah dalam mengelola penyampaian yang diberikan," kata Nungki saat ditemui RRI, di Graha Bhakti Budaya (TIM), Jakarta, Minggu (10/11/2024) malam.
Baca Juga: SANDI MENYALA TUNTASKAN DEBAT PUBLIK KEDUA
Ia menjelaskan, Pidato Kebudayaan dengan mengangkat isu masyarakat sosial tidak hanya dilakukan pada era generasi Z. Namun, juga pernah dilakukan sejak dahulu, seperti pada tahun 1970-an hingga 1990-an.
"Sebelum Garin, dahulu itu yang berpidato ada Emil Salim, Soejatmoko, Seno Aji Gumira hingga Melani Budianta. Sekarang usia mereka sudah sepuh, ada pula yang sudah tutup usia," ujarnya.
Pidato Kebudayaan yang selalu menjadi tradisi tahunan DKJ ini menjadi momen penting yang dinantikan oleh masyarakat, terutama anak muda. Dengan menekankan nilai moral, kehidupan, serta penyampaian yang ideal, mampu membantu seseorang memahami bagaimana cara hidup yang baik.
Baca Juga: Hari Pahlawan 2024, Asisten I Setdaprov Riau Maknai Untuk Semangat Pembangunan Bangsa
Nungki menekankan, zaman yang berubah dengan diikutinya perkembangan teknologi, menjadi alasan kuat untuk meningkatkan toleransi. Dengan semangat bergotong-royong serta saling menyayangi satu sama lain, akan menjadi kesatuan untuk maju.
"Jika tidak bersatu runtuhlah kita. Indonesia itu salah satu negara yang punyai kekayaan bahasa luar biasa dengan beraneka ragam budaya dan keyakinan," kata dia.
Nungki berharap dalam memajukan bangsa, masyarakat khususnya anak muda, harus mengoptimalkan impian. Sehingga, ada rasa kebanggaan dalam membangun bangsa, di mana persatuan dan kesatuan menciptakan rasa persaudaraan di antara warga Indonesia.
Artikel Terkait
Hari Pahlawan 2024, Asisten I Setdaprov Riau Maknai Untuk Semangat Pembangunan Bangsa
ITS Gelar FGD Bahas Pemetaan Kebutuhan Masyarakat pada Kompetisi Statistika
Pj Gubernur Lampung Dorong Perluasan Lahan Pertanian untuk Swasembada Pangan
Hari Pahlawan Nasional, Implementasikan Nilai Kepahlawanan dengan Inovasi Baru untuk Majukan NKRI
PB Tangkas Open Cup II Digelar, Perebutkan Total Hadiah Rp15 Juta
Kakanwil Kemenag Riau: Mari Lestarikan Nilai-nilai Kepahlawanan
Turun Gunung, Anggota DPR RI Dewi Juliani Ajak Masyarakat Dumai Bersatu Dukung Abdul Wahid - SF Hariyanto
Prabowo dan Xi Jinping Saksikan Penandatanganan Sejumlah MoU Kerja Sama Indonesia-Tiongkok
Debat Kedua, Paslon Syahrial-Andika (SANDI) Kembali Gaungkan Program Rp 100 Juta per RT, Bermanfaat di Bidang Ekonomi dan Olahraga
SANDI MENYALA TUNTASKAN DEBAT PUBLIK KEDUA